Setelah 33 Tahun Sidang, Thailand Vonis Mantan Walikota 3,5 Tahun Penjara

epicentrum.id, BANGKOK – Mahkamah Agung Thailand memvonis hukuman 3,5 tahun penjara kepada mantan Walikota Krabi Chuan Pukaoluan karena perambahan hutan, sekaligus mengakhiri persidangan melawan Departemen Taman Nasional, Margasatwa dan Konservasi Tumbuhan selama 33 tahun.

Hakim menguatkan putusan banding dengan bukti bahwa Chuan secara ilegal menduduki 22 rai lahan hutan dan membangun pavilion segi delapan di Pulau Poda, di lepas pantai Krabi, yang menjadi yurisdiksi Taman Nasional Laut Hat Noppharat Thara-Phi Phi Archipelago.

Chuan mengklaim, dia menggunakan tanah tersebut sebelum pemerintah mengumumkan itu merupakan bagian dari taman nasional.

Februari lalu, Pengadilan pertama memenangkan Chuan.

Pejabat taman nasional mengajukan banding, dengan dukungan bukti foto udara pulau pada 1967.

Pengadilan Tinggi tak menemukan jejak pengembangan status tanah seperti klaim Chuan dan memvonis mantan pejabat itu telah melanggar UU Hutan dan UU Taman Nasional.

Hakim Mahkamah Agung menangguhkan hukuman selama dua tahun tetapi menjatuhkan denda sebesar 80.000 baht.

Selain itu, hakim juga memerintahkan Chuan untuk melakukan pelayanan masyarakat selama 30 jam.

Sebelum putusan dibacakan, Chuan, 83 tahun, mengatakan kepada wartawan bahwa dia siap untuk “menerima keputusan apapun.”

Sidang kasus walikota yang kemudian menjadi pengusaha perhotelan setelah membeli tanah di Poda itu digelar sejak 1985, setelah pihak taman nasional memperoleh dokumen ilegal tanah Nor Sor 3 Kor milik Chuan.

Para hakim mencabut dokumen dan memerintahkan Chuan untuk mengosongkan daerah tersebut. [anadolu]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *