Perdana Menteri Israel Ingin Ambil Tepi Barat dari Palestina

epicentrum.id – Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang langsung menuai kecaman publik. Netanyahu sebagaimana dilansir laman BBC mengatakan akan mencaplok permukiman Palestina di wilayah Tepi Barat.

Selama ini, Israel memang dalam upaya melakukan aneksasi terhadap wilayah itu. Sejak 1967, Israel sudah melakukan aneksasi terhadap Tepi Barat, namun memang kemudian aneksasi itu tak secara keseluruhan dilakukan.

Pemerintah Palestina bereaksi cepat atas pernyataan PM Israel tersebut. Keinginan Netanyahu dianggap hal yang tak bisa diterima.

Rencana tersebut merupakan langkah yang ilegal. Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Neil Abu Rudeineh mengatakan bahwa pengumuman yang disampaikan PM Israel Netanyahu bagai lanjutan kebiasaan Israel yang memang sering mengambil alih sesuatu bukan dengan cara yang benar dan legal. Langkah itu tak akan membawa pada kestabilan apalagi kedamaian.

Selain mengatakan bakal mencaplok area permukiman di Tepi Barat, PM Netanyahu juga mengatakan berencana menganeksasi bagian lembah Yordan dan wilayah bagian utara Laut Mati. Rencana tersebut segera disetujui oleh partai-partai sayap kanan yang konservatif.

Netanyahu merupakan pemimpin partai sayap kanan Partai Likud yang mengampanyekan program tersebut demi kepentingan pemilu yang akan berlangsung pekan depan. Partai Likud bersaing dengan partai oposisi, Partai Biru Putih yang menurut polling angka elektabilitas kedua partai bersaing ketat.

Sementara itu, diplomat Palestina Saeb Erekat mengingatkan bahwa langkah pencaplokan yang direncanakan Netanyahu tersebut akan mengubur semua proses perdamaian dan kesempatan berdamai yang selama ini susah payah diupayakan. (vivanews)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *