BJ Habibie Tutup Usia, ARB: Selamat Jalan Mas Rudi

Aburizal Bakrie dan BJ Habibie di acara buka puasa bersama (27 Mei 2018) (foto: instagram @aburizalbakrie.id)

epicentrum.id, JAKARTA – Berita duka cita menghampiri di petang hari ini, Rabu 11 September 2019. Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun. Habibie menghembuskan napas terakhir pada 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Sebagai informasi, Habibie telah mendapatkan perawatan intensif sebelumnya di RSPAD sejak 2 September lalu. Tercatat, Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar ini pernah beberapa kali dirawat di rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir. Keluhannya pun bermacam-macam, mulai akibat kelelahan hingga permasalahan jantung.

Berita duka cita ini membawa kesedihan bagi sosok Aburizal Bakrie. Kedua tokoh ini tampak dekat dalam beberapa kesempatan bersama. ARB pun mengenang kebersamaannya bersama BJ Habibie.

“Sudah lama saya bersahabat dekat dengan Pak BJ Habibie. Saya biasa memanggil beliau Mas Rudi, sedangkan alm istri beliau saya panggil Mbak Ainun. Bahkan kalau ada acara formal dan saya ingin memanggil beliau Pak Habibie, beliau tidak mau dan meminta saya memanggil dengan panggilan seperti biasa saja: Mas Rudi. Karena itulah sapaan akrab kami,” cerita ARB melalui akun media sosialnya di instagram, @aburizalbakrie.id.

Kedekatan ARB dengan sosok almarhum pun diceritakannya, yang selalu menyempatkan diri bersilaturahmi ketika di Jerman ataupun di Jakarta. Terakhir, ARB bersua Habibie ketika dirinya menjenguk tokoh senior Partai Golkar itu di RSPAD 2 hari lalu, Senin (9/9/2019).

“Setiap ada waktu saya selalu bersilaturahmi ke tempat beliau baik di Jerman maupun di Jakarta. Setiap beliau sakit saya juga tidak pernah absen menjenguk. Termasuk dirawatnya beliau belakangan ini di RSPAD. Saya sempat mendoakan beliau bersama putra beliau Ilham dan saudara-saudara beliau,” ujarnya lebih lanjut.

ARB pun turut mendoakan kepergian sosok yang juga sahabatnya itu.

“Malam ini datang kabar duka beliau telah tiada. Innalillahi wa innailaihi roji’un. Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Bangsa, Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie. Semoga husnul khotimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.”

Lebih lanjut, ARB mengungkapkan bahwa dirinya merasa seperti baru kemarin berjalan-jalan di Jerman, sambil berdiskusi soal Golkar, soal politik, ekonomi, teknologi, sampai pesawat R80 yang sedang dibangun almarhum.

View this post on Instagram

Sudah lama saya bersahabat dekat dengan Pak BJ Habibie. Saya biasa memanggil beliau Mas Rudi, sedangkan alm istri beliau saya panggil Mbak Ainun. Bahkan kalau ada acara formal dan saya ingin memanggil beliau Pak Habibie, beliau tidak mau dan meminta saya memanggil dengan panggilan seperti biasa saja: Mas Rudi. Karena itulah sapaan akrab kami. Setiap ada waktu saya selalu bersilaturahmi ke tempat beliau baik di Jerman maupun di Jakarta. Setiap beliau sakit saya juga tidak pernah absen menjenguk. Termasuk dirawatnya beliau belakangan ini di RSPAD. Kemarin saya sempat mendoakan beliau di samping ranjang beliau bersama putra beliau Ilham dan saudara-saudara beliau. Malam ini datang kabar duka beliau telah tiada. Innalillahi wa innailaihi roji’un. Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Bangsa, Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie. Semoga husnul khotimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Rasanya baru kemarin kami jalan-jalan di Jerman, berdiskusi soal Golkar, soal politik, ekonomi, teknologi, sampai pesawat R80 yang sedang dibangunnya. Tak menyangka kini beliau sudah tiada. Meski begitu, karyanya, ilmunya, tetap abadi, dikenang Bangsa Indonesia dan dunia, serta insyaallah menjadi amal jariyah untuk beliau. Selamat Jalan Mas Rudi. Terima kasih atas persahabatan, nasihat, dan ilmunya selama ini.

A post shared by Aburizal Bakrie (@aburizalbakrie.id) on

Aburizal Bakrie pun mengucapkan selamat jalan atas kepergian salah satu tokoh Bangsa ini.

“Tak menyangka kini beliau sudah tiada. Meski begitu, karyanya, ilmunya, tetap abadi, dikenang Bangsa Indonesia dan dunia, serta insyaallah menjadi amal jariyah untuk beliau. Selamat Jalan Mas Rudi. Terima kasih atas persahabatan, nasihat, dan ilmunya selama ini,” pungkasnya. (epicentrumnews)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *