AS Kembali Bentuk Komando Antariksa

epicentrum.id – Presiden Amerika¬†Serikat Donald Trump menyatakan minatnya untuk memperluas kehadiran militer ke ruang angkasa. Pada 2018 lalu dia mengatakan ingin mengawasi pembentukan ‘pasukan antariksa’, seiring dengan kemampuan persenjataan negara maju yang berkembang pesat.

Komando Antariksa Amerika Serikat yang telah lama digaungkan itu rencananya akan diluncurkan secara resmi pada akhir Agustus 2019. Wakil Presiden AS Mike Pence mengumumkan rencana ini saat bertemu dengan Dewan Antariksa Nasional awal pekan ini.

Komando Antariksa AS akan menjadi cabang baru militer yang diberi tugas menjadi komando kombatan terpadu negara, yang bertanggung jawab atas operasi pertahanan nasional di luar angkasa.

Setelah beroperasi, komando ini akan bergabung menjadi komando gabungan ke-11 AS, bersama dengan US Strategic Command, Komando Operasi Khusus dan lainnya, dengan fungsi yang dinyatakan secara spesifik atau melayani wilayah geografis tertentu.

“Minggu depan kita akan secara resmi menyaksikan komando pejuang yang baru, yang akan dikenal sebagai Komando Antariksa Amerika Serikat (United States Space Command),” kata Pence, seperti diberitakan Sputniknews, Rabu 21 Agustus 2019.

Kepala Staf Gabungan, Jenderal Joseph Dunford, mengatakan operasional komando ini akan dimulai pada upacara resmi tanggal 29 Agustus mendatang. Efektif setelah peluncuran, Komando Antariksa AS akan terdiri dari 87 spesialis di bawah pengawasan Jenderal John Raymond, yang saat ini menjabat sebagai komandan Komando Antariksa Angkatan Udara.

Pada tahun 2018, Presiden Donald Trump mengumumkan niatnya untuk membentuk ‘Angkatan Angkasa’ bagi tentara AS dan telah memiliki rencana pengaturan anggaran untuk badan tersebut.

Dia lalu meresmikan gagasan tersebut pada Februari 2019 setelah penandatanganan Space Policy Directive-4, yang memberi perintah kepada Pentagon untuk membentuk Angkatan Angkasa yang akan menjadi cabang keenam militer AS bersama dengan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Marinir dan Coast Guard.

Meski demikian, Space Force dan Komando Antariksa tetap merupakan entitas yang berbeda. Hal ini dijelaskan oleh Wakil Menteri Pertahanan Patrick Shanahan.

“Space Force akan berfungsi sebagai penyedia pasukan untuk personel, aset dan kemampuan yang mendukung operasi di ruang angkasa. Sedangkan Space Command (Komando Antariksa) akan berfungsi sebagai komando operasional yang akan menggunakan kemampuan ruang angkasa dan memimpin operasi di ruang angkasa,” kata Shanahan. (vivanews)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *