Puluhan Orang di Jatim Ditipu dengan Modus Cepat Naik Haji oleh Oknum Kemenag

epicentrum.id – Puluhan orang mendatangi Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya, Senin malam, 5 Agustus 2019. Mereka melapor karena merasa tertipu janji percepatan keberangkatan namun batal. Padahal, mereka sudah membayar uang masing-masing puluhan juta rupiah.

Seorang pelapor bernama Ichwanul Hakim. Dia mengaku mendaftar haji melalui Kementerian Agama pada 2018 dan memperoleh daftar tunggu berangkat tahun 2040. Tidak disebutkan mendaftar di kantor Kemenag kabupaten/kota mana.

Seorang oknum Kemenag kemudian menawarkan percepatan keberangkatan ke Tanah Suci. Oknum yang dilaporkan menjanjikannya berangkat tahun 2019. Syaratnya, korban diminta membayar biaya tambahan sebesar Rp10 juta sampai Rp25 juta. Selain Ichwanul, juga ada korban lain dan berasal dari sejumlah daerah di Jatim. Semuanya 59 orang.

Pada Senin, 5 Agustus 2019, sesuai arahan terlapor, pelapor dan jemaah lain berkumpul Stadion Bangkodir, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, untuk persiapan pemberangkatan menuju Asrama Haji Surabaya. Korban kaget setelah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencegah dan menjelaskan keberangkatan korban bukan tahun 2019.

Merasa tertipu, pelapor dan puluhan korban lain pun mendatangi Polda Jatim atas derita yang mereka terima. Total kerugian korban dalam kasus ini sekira Rp550 juta. Kerugian itu total dari korban 32 orang dari Pasuruan, 2 orang dari Malang, 5 orang dari Surabaya, 6 orang dari Sidoarjo, 5 orang dari Pamekasan, 2 orang dari Sumenep, 5 orang dari Hulu Sungai Selatan, dan 2 orang dari Sanggau.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera membenarkan ihwal laporan itu. Laporan saat ini tengah ditindaklanjuti. (viva)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *