Buyback Naik Rp13.000 Per Gram, Waktu Tepat Jual Emas

ilustrasi (foto : ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

epicentrum.id, JAKARTA – Harga emas internasional tercatat naik pada Selasa pagi, akibat perang dagang berkepanjangan antara Amerika Serikat dan China, yang meningkat. Kali ini, AS menyatakan Beijing sebagai manipulator mata uang.

Dilansir dari CNBC, pada Selasa 6 Agustus 2019, harga emas di pasar spot naik sebesar 0,2 persen ke level US$1.465,91 per ons. Sedangkan emas berjangka AS, naik sebesar 0,3 persen ke level US$1.480,90 per ons.

Tindakan AS yang akan menerapkan tarif impor sebesar 10 persen atau US$300 miliar terhadap China, dilawan dengan pelemahan Yuan. Hal itu mendorong dolar AS turun terhadap Yen dan Euro, serta jatuhnya saham berjangka AS.

Emas Domestik

Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Selasa 6 Agustus 2019, dibanderol seharga Rp739 ribu per gram. Harga itu naik Rp15.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp666 ribu per gram atau naik Rp13.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,51 juta, 10 gram Rp6,96 juta, 25 gram Rp17,30 juta, dan 50 gram Rp34,53 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp69 juta, 250 gram Rp172,25 juta, dan emas 500 gram Rp344,3 juta.

Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp394 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp688,6 juta.

Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp7,26 juta dan Rp14,71 juta.

Adapun untuk pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram hanya tersedia di butik logam mulia. (viva)

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *