BPBD Jabar Sebut 374 Desa di 20 Kabupaten/Kota Alami Kekeringan

epicentrum.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menetapkan 20 kabupaten kota berada dalam kondisi kekeringan akibat musim kemarau.

Kepala Seksi Pusdalops BPBD Jawa Barat, Budi Budiman, menjelaskan daerah terdampak akibat tidak ada curah hujan ini sebelumnya terdapat 13 wilayah. Daerah yang menyusul terdampak yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.

“Kekeringan ini terjadi di 374 desa di 171 kecamatan,” kata Budi, Selasa, 6 Agustus 2019.

Dari jumlah itu, sebanyak 166.957 Kepala Keluarga (KK) mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk konsumsi pribadi dan sebanyak 20,621 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan. Lanjut Budi, Kabupaten Cianjur menjadi daerah terdampak paling parah.

Pihaknya memastikan telah mendistribusikan air untuk kebutuhan masyarakat mencapai 1.799.100. “Lalu Kabupaten Bandung dan Indramayu juga cukup banyak,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan dampak kritis lahan persawahan akibat kekeringan berada di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, dengan tingkat kritis 30 persen.

Hal tersebut diungkapkan Ridwan Kamil seusai menghadiri The 1st Jatiluhur Stand Up Paddle and Kayak Exhibition 2019 di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu, 14 Juli 2019.

“Terakhir, 30 persen itu terkendala di Priangan Timur terkendala sedang dicari solusi secara maksimal salah satunya. Bukan normal, kritis juga iya tapi artinya tetap ada solusinya, tidak masuk kategori bencana,” ujar Ridwan Kamil.

Untuk ketersediaan air minum, lanjut pria yang akrab disapa Emil ini mengintruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masing-masing daerah untuk mendistribusikan ke tiap-tiap rumah.

“Kalau isinya air minum pada musim kemarau kita sudah perintahkan PDAM untuk membawa air bersih melalui tangki-tangki truk yang di wilayah-wilayah perkotaan,” katanya. (viva)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *