Kesal Dapat Perlakuan Body Shaming, Camila Cabello Sedih dan Insecure

Gaya fashionable Camila Cabello. Foto: dok. @camila_cabello/ Instagram

Epicentrum.id – Penyanyi populer Camila Cabello baru-baru ini meluapkan kekesalannya di unggahan story Instagram pribadinya. Pelantun lagu hits Havana ini menyayangkan bagaimana definisi kecantikan dinilai dari kesempurnaan fisik seorang perempuan.

Kekesalannya bermula ketika ia tengah mencari foto dirinya untuk merayakan dua tahun perilisan lagu Havana. Namun sayang, secara tidak sengaja, ia malah menemukan berbagai komentar ‘body shaming’ yang ditujukan kepada fisiknya hanya karena memiliki selulit.

Camila tak habis pikir mengapa perihal selulit saja bisa dijadikan topik tersendiri di kalangan penggemar, seolah itu menjadi isu yang amat penting untuk dibicarakan.

“Sudah lama sekali saya tidak membuka media sosial untuk menghindari segala hal yang kemungkinan bisa menyakiti hati saya. Beberapa waktu lalu, saya sengaja membuka media sosial untuk mencari foto dalam rangka merayakan ulang tahun ke-2 lagu Havana. Tapi yang saya temukan malah orang-orang yang membicarakan fisik saya,” tulis Camila Cabello di story Instagram-nya.

Tentu, membaca berbagai komentar tersebut membuat Camila merasa sedih dan insecure dengan bayangan betapa buruknya foto-foto tersebut.

“Saat itu saya berpikir: ‘Selulitku! Oh tidak! Sepertinya aku lupa menyembunyikannya!’ Namun saya langsung ingat, mau sampai kapan saya berpikir seperti ini. Pastinya tak semua foto akan tampak sempurna. Saya pasti memiliki foto buruk, angle yang jelek, dan lainnya. Faktanya, tubuh saya tak terbuat dari batu,” tambah pelantun lagu Senorita ini.

Berusaha untuk memahami bahwa setiap orang punya kekurang, Camila pun mengganti rasa sedihnya tersebut dengan pemikiran bahwa seharusnya kecantikan tak dinilai oleh kesempurnaan fisik saja. Menurut Camila, ini adalah standar tidak sehat untuk perempuan muda lainnya.

“Saya menulis pesan panjang ini untuk semua perempuan muda yang tumbuh di tengah maraknya media sosial. Mereka harus terpapar dengan berbagai foto sempurna dari proses editan seolah itu adalah penampakan yang nyata, dan menjadikannya sebagai norma atau standar kecantikan tersendiri. Tidak, semua itu palsu. Dan kini kepalsuan telah menjadi hal yang dianggap orisinal,” tulis Camila.

Camila ingin menegaskan bahwa sempurna bukanlah suatu keharusan. Ia ingin setiap perempuan merasa bahagia dan cantik atas tubuh yang dimiliki.

Girls, memiliki selulit adalah hal yang normal. Memiliki lemak di tubuh adalah normal. Semua itu merupakan bentuk kecantikan dan penampilan naturalmu. Jangan terpengaruh!” tambah perempuan berusia 22 tahun ini.

Ini bukan pertama kali Camila mendapatkan perlakuan body shaming di media sosial. Beberapa bulan sebelumnya, ia pernah disangka hamil oleh penggemar hanya karena menampilkan foto memegang perut. Mereka menganggap bahwa Camila Cabello terlihat lebih gemuk dari biasanya. (Kumparan)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *