Popularitas Kalah Dari Gerindra, ARB: Jumlah Kursi Golkar Lebih Tinggi

Aburizal Bakrie (CNN Indonesia/Andry Novelino)

epicentrum.id, JAKARTA – Popularitas sebuah partai politik di media sosial seringkali dinilai sebagai acuan jumlah pendukung.

Namun bagi Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie popularitas tidak selalu sebanding dengan perolehan kursi di DPR.

Hal tersebut disampaikan Aburizal Bakrie saat acara buka puasa bersama Golkar Milineal dengan tema ‘Eksistensi Partai Golkar di Media Sosial’ di Bakrie Tower, Jakarta Selatan pada Senin (27/5).

“Jadi betapa pentingnya bahwa ternyata hasil yang ada kursi tidak sebanding dengan jumlah pengguna media sosial, (popularitas) media sosial PDIP berada dib awah, (popularitas) media sosial Gerindra di atas, tapi kursi PDIP 130 kursi, (popularitas di media sosial) Golkar di bawah tapi kursinya lebih tinggi dari Gerindra,” ucap Aburizal Bakrie.

Menurut Aburizal, jumlah kursi lebih penting dibanding jumlah suara.

“Sebab seluruh keputusan-keputusan di (DPR) yang penting tidak ditanyakan berapa jumlah suara kamu, tapi berapa kursi,” tegasnya.

Direktur PT Media Kemels Indonesia, Ismail Fahmi yang juga hadir, memaparkan, sejak November 2018 hingga Mei 2019, Partai Golkar memiliki popularitas yang rendah di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube.

“Data yang saya gunakan adalah data dari bulan November 2018, saya gunakan nama Partai Golkar, Oktober sampai Mei, Golkar nggak kelihatan, yang paling kelihatan itu Gerindra,” ucap Ismail.

Menurut dia, popularitas Partai Golkar di media online hanya sebesar 12 persen. Bandingkan dengan Partai Gerindra yang mencapai 14 persen.

Di Instagram, kata Ismail, Partai Golkar memang cukup tinggi popularitasnya. Tapi hanya tujuh persen di Facebookm kalah jauh dengan Partai Gerindra sebesar 19 persen. Bahkan, Golkar kalah dengan partai yang baru yakni PSI sebesar 12 persen.

Tak hanya itu, di media sosial Twitter, popularitas beringin juga rendah yakni berkisar empat persen. Sedangkan Partai Gerindra sebesar 32 persen. (rmol)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *