Garuda Gunakan Drone China Untuk Kargo Oktober 2019

epicentrum.id – PT Garuda Indonesia akan mengoperasikan pesawat tanpa awak atau drone pada Oktober 2019 mendatang. Drone akan digunakan untuk  mengoptimalkan potensi pangsa pasar dan pendapatan dari jasa kargo udara, terutama dalam menghubungkan wilayah remote dengan fasilitas bandara yang terbatas.

Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal mengatakan. bisnis kargo saat ini sangat menjanjikan. Terlebih lagi perdagangan online atau e-Commerce terus berkembang.

“Pengadaan angkutan kargo tanpa awak ini, sangat memungkinkan kami untuk mengantarkan barang dari sisi udara dengan mudah dan jangkauan luas. Selain itu, bisa hemat bahan bakar dengan hitungan penghematan 1 jam 2 liter,” kata di Tangerang, Selasa, 30 April 2019.

Perusahaan pelat merah ini berencana mengoperasikan hingga 100 unit drone di Indonesia yang merupakan bentuk kerja sama eksklusif bersama Beihang UAS Technology Co. Ltd yang juga turut melibatkan sektor industri nasional khususnya dari aspek produksi, perakitan armada hingga aspek komersial penunjang lainnya.

Pada tahap awal, akan dioperasikan sebanyak 3 unit drone berjenis BZK-005  pada Q4 2019, yang  diproyeksikan dapat mengangkut beban angkutan kargo hingga mencapai 1,2 ton dengan jarak tempuh mencapai 1200 kilometer di ketinggian 5.000 meter.

“Nantinya, akan dioperasikan pada bulan Oktober 2019. Namun, hingga saat ini kita masih menunggu hasil untuk regulasinya yang diharapkan selesai pada bulan September 2019,” ujarnya

Uji coba pun sudah dilakukan pihaknya di China dan dalam hal tersebut mendapatkan nilai positif, karena drone teknologi UAV ini cocok dalam kondisi apapun.

“Cocok sekali dengan geografis yang ada di Indonesia seperti, pegunungan ataupun gurun. Nantinya, pertama kali akan dilakukan penerbangan di Maluku,” ungkapnya. (viva)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *