Di Acara KADIN, ARB Ajak Pengusaha Terdepan Untuk Jadikan RI Negara Maju

epicentrum.id – Anggota Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Aburizal Bakrie mengajak kaum pengusaha Indonesia untuk tetap bersatu untuk kemajuan bangsa Indonesia. Hal ini diungkapkannya saat memberi sambutan pada acara Malam Rembuk Pengusaha Indonesia yang diselenggarakan oleh KADIN, hari ini (23/4) di Djakarta Theater, Jakarta.

Aburizal Bakrie, yang sering disapa ARB, mengatakan kaum pengusaha bisa mendorong persahabatan dan keakraban, apalagi pelaksanaan Pemilu 2019 sudah tertib dan damai.

“Tentu saja saya berharap, bahwa walaupun berbeda-beda posisi politik, kita ingin mereka semua tetap menjaga persaudaraan dan hubungan yang akrab serta bersahabat. Kita harus menjadi contoh bahwa sportifitas, jiwa besar, dan sikap yang demokratis  adalah sikap kaum pengusaha Indonesia, sebuah sikap yang sudah melekat dalam diri
kita semua,” ujar ARB.

ARB juga mengingatkan bahwa dalam demokrasi persaingan bukanlah permusuhan. Menurutnya, setelah pemilu persahabatan harus erat.

“Kalah dan menang, soal biasa. Yang penting, pihak yang menang merangkul yang kalah, sementara pihak yang kalah berbesar hati untuk melangkah bersama memberi kontribusi positif bagi kemajuan bangsa yang kita cintai ini,” tukas ARB.

ARB berharap saat Indonesia mencapai usia 100 tahun, Indonesia sudah menjadi negara maju. Ia berpendapat bahwa kaum pengusaha Indonesia merupakan unsur terdepan untuk mencapai cita-cita tersebut. Ia juga berkilah bahwa harus ada yang dicari selain profit.

“Sejauh kita berbicara tentang kemajuan Indonesia, peran kaum pengusaha adalah bagian yang esensial. Kaum pengusaha tentu harus mencari profit, membesarkan usahanya, memperluas skala pekerjaannya. Dan dalam semua proses itulah kita turut serta meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tegas ARB.

ARB mempertegaskan hubungan kaum pengusaha dan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena hal ini sangat terkait dengan persaingan global.

“Kaum pengusaha kita harus mampu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini adalah keniscayaan sejarah. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan, dialah yang keluar sebagai pemenang dalam persaingan global yang semakin ketat di abad ke-21 ini.”

Mengenai situasi terkini, ARB meminta kaum pengusaha bukan cuma menjaga persatuan dan kesatuan, tapi juga menyebarkan persatuan dan kesatuan tersebut.

“Dalam momen penting pasca-Pemilu seperti ini, marilah kita mengingatkan semua pihak bahwa Merah Putih adalah warna kita, bukan merah saja, atau kuning saja, putih, biru dan semacamnya,” tambah ARB.

Seperti pidato ARB pada umumnya, ia selalu menutup dengan pantun yang dikarangnya:

Gadis manis di tepi pantai
Senyum merekah amboi indahnya
Negeriku maju rakyatku damai
Hatiku tentram betapa senangnya

Jalan-jalan ke Pasar Baru
Keluar masuk toko sepatu
Jika kaum pemimpin bersatu padu
Rakyat senang negeriku maju

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *