Memelihara Kucing Seperti Prabowo? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

Prabowo Subianto dan kucingnya, Bobby (istimewa)

epicentrum.id, JAKARTA – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, rupanya seorang pencinta kucing. Ia memiliki kucing kesayangan yang bernama Bobby The Cat. Kucing peliharaannya itu dibawa saat menjenguk calon wakil presiden pasangannya di pemilihan presiden 2019, Sandiaga Uno, yang sedang mengalami cegukan tiada henti pada Rabu, 17 April 2019.

Kucing Prabowo terlihat dalam ungggahan Sandiaga Uno di akun Twitter pada Kamis, 18 April 2019. Di foto tersebut tampak Prabowo sedang menggendong kucing, menemui Sandiaga Uno yang mengenakan polo shirt biru, didampingi istrinya, Nur Asia Uno.

“Terima kasih Pak @prabowo yang sudah menjenguk saya tadi malam ditemani kucing kesayangannya. Mohon maaf belum bisa mendampingi Bapak. Mohon doa dari semuanya untuk kesembuhan saya,” tulis Sandiaga.

Bobby The Cat menjadi teman Prabowo saat sedang bersantai di rumah. Bahkan kucing berwarna hitam putih itu juga rajin mendampingi saat majikannya mengadakan pertemuan di rumahnya.

Kucing memang bukan hewan peliharaan biasa. Hewan berbulu halus ini dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Penulis fiksi ternama, Mauriel Spark, dalam A Far Cry from Kensington, menuliskan bahwa kucing memiliki sikap tenang yang melebihi pengertian.

“Dan ketenangan kucing akan berangsur-angsur memengaruhi Anda,” kata dia. Ketenangan itu akan membantu Anda menenangkan diri dan membantu mengembalikan kesegaran pikiran.

“Kehadiran kucing saja sudah cukup,” katanya. “Efek kucing pada konsentrasi Anda luar biasa, sangat misterius.”

Sejumlah penelitian ilmiah juga mengungkap manfaat kucing untuk kesehatan fisik dan mental pemiliknya. Dikutip dari Health LIne, berikut beberapa manfaat memelihara kucing seperti Prabowo Subianto.

1. Lebih bahagia

Menurut one Australian study, orang yang memelihara kucing memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan. Mereka lebih bahagia, percaya diri, dan tidak mudah gugup, juga lebih tenang menghadapi masalah.

Memelihara kucing juga baik untuk anak. Dalam sebuah survei yang melibatkan 2.200 anak muda berusia 11-15, anak yang punya ikatan emosional kuat dengan kucing memiliki kualitas hidup mereka pun menjadi jauh lebih baik.

2. Mengurangi stres

Mengusap kucing yang berbaring di atas pangkuan ternyata dapat menghilangkan stres. Saat menghadapi masalah, kucing bisa membuat pemiliknya menjadi lebih tenang. Secara psikologis, pemilik kucing juga lebih mudah pulih dari stres.

Hal ini bisa terjadi karena kucing bisa memahami suasana hati pemiliknya. Kucing tidak mudah stres meski lingkungannya tidak mendukung. Ditambah lagi, kucing bukanlah hewan yang tergatung pada manusia, menurut Karin Stammbach dan Dennis Turner dari Universitas Zurich.

3. Melatih punya hubungan sosial yang baik

Kucing memang butuh perhatian, tapi dia juga memberikan perhatian yang cukup kepada pemiliknya. Itu mengajarkan pemiliknya untuk memiliki hubungan sosial yang baik.

Sebuah penelitian menyebutkan, orang yang memelihara kucing sangat sensitif secara sosial. Mereka juga lebih mudah menaruh kepercayaan terhadap orang lain.

“Perasaan positif terhadap hewan peliharaan akan menimbulkan perasaan positif terhadap orang lain,” tulis Rose Perrine dan Hannah Osbourne dari Eastern Kentucky University.

Periset Inggris Ferran Marsa-Sambola dan rekan-rekannya menuliskan bahwa hewan peliharaan dapat menerima, secara terbuka penuh kasih sayang, konsisten, setia, dan jujur, karakteristik yang dapat memenuhi kebutuhan dasar seseorang untuk merasakan memiliki harga diri dan dicintai.

4. Lebih sehat

Bukan hanya kesehatan psikologis, memelilhara kucing juga bermanfaat untuk kesehatan fisik. Dalam sebuah studi, para peneliti mengikuti 4.435 orang selama 13 tahun. Orang yang memiliki kucing di masa lalu lebih kecil kemungkinannya meninggal karena serangan jantung daripada orang yang tidak pernah memiliki kucing, bahkan ketika memperhitungkan faktor risiko lain seperti tekanan darah, kolesterol, merokok, dan indeks massa tubuh. (tempo)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *