Koalisinya Menang Pemilu, Netanyahu Tetap Perdana Menteri Israel

epicentrum.id, YERUSALEM – Benjamin Netanyahu menang dalam pemilihan umum 2019 di Israel. Dia unggul sangat tipis dari pesaingnya, Benny Gantz, dalam raihan kursi di parlemen.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/4), Partai Likud yang mengusung Netanyahu sebagai perdana menteri meraih 37 kursi di parlemen (Knesset). Sedangkan Partai Biru Putih yang mencalonkan Benny Gantz meraih 36 kursi.

Netanyahu berturut-turut berkuasa sejak 2009 dan berjuang mempertahankan kelangsungan politiknya. Namun, Gantz yang merupakan mantan panglima angkatan bersenjata juga bisa menjadi oposisi yang kuat, jika berhasil merangkul mitra koalisi yang tepat.”Ini adalah malam kemenangan kolosal,” kata Netanyahu kepada para pendukung di markas Partai Likud.

Penghitungan suara saat ini sudah mencapai 96 persen. Dengan hasil ini, keduanya memang meraih mayoritas dari 120 kursi di parlemen. Namun, posisi Netanyahu lebih diuntungkan untuk membentuk koalisi pemerintahan dengan faksi sayap kanan.

Netanyahu yang berusia 69 tahun akan menjadi perdana menteri dengan masa kepemimpinan terlama dalam 71 tahun sejarah Israel. Dia menyatakan sudah mulai berdialog dengan calon mitra koalisi.

Gantz bisa menggunakan isu dugaan korupsi jika ingin melengserkan Netanyahu. Hanya saja dia mesti bisa meyakinkan aparat penegak hukum soal janji korupsi yang diusung partainya dalam kampanye.

Kemenangan Netanyahu ini bisa membawa dampak lanjutan. Terutama terhadap bangsa Palestina. Sebab, dia berjanji bakal menguasai pemukiman Yahudi di Tepi Barat jika terpilih kembali. (cnn)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *