Pelaku Gangguan Jiwa, Kasus Penusukan di Halte Busway Dihentikan

halte Busway BKN, tempat kejadian perkara kasus penusukan

epicentrum.id, JAKARTA – Polisi menghentikan proses hukum atas kasus penusukan di Halte Transjakarta BKN Cawang, Jakarta Timur, yang diduga dilakukan Sudirman (51 tahun).

“Kasusnya kita SP3 ya. Kita hentikan,” ujar Kapolsek Kramatjati, Komisaris Polisi Nurdin AR, saat dikonfirmasi¬†VIVA, Jumat, 29 Maret 2019.

Kasus ini dihentikan karena hasil pemeriksaan kejiwaan membuktikan Sudirman mengidap gangguan jiwa. Lantaran mengalami gangguan jiwa, berdasarkan Pasal 44 KUHP, seseorang tidak bisa dimintai pertanggung jawabannya.

Hasil tes kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramatjati menguatkan pihak keluarga yang menyebut Sudirman mengalami kelainan jiwa. “Sudirman dinyatakan gila setelah kami cek kejiwaan dua minggu di RS Polri. Setelah dinyatakan gila, maka kami kembalikan ke keluarga,” katanya.

Sudirman menikam Eric Sandy Marbun saat menunggu antrean bus di Halte TransJakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 14 Maret 2019, sekira pukul 11.25 WIB. Sudirman menikam Eric di bagian paha sebelah kiri karena Eric mengangkat kakinya saat duduk di halte. (viva)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *