Hari Pers Nasional 2019: Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital

epicentrum.id

Hari Pers Nasional, Jawa Timur, 2019 (Dok. Panitia Pusat HPN 2019)

epicentrum.id, JAKARTA – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019 bertempat di ibukota Jawa Timur, yaitu Surabaya. Tema Hari Pers Nasional tahun 2019 terkait perihal digitalisasi. Sebagaimana diketahui, fenomena tersebut sedang marak kegiatan dan pembahasannya di tanah air.

Melalui perayaan HPN tahun 2019 ini, Pers serta merta turut menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjadi motor penyelenggaraan perayaan HPN 2019. Tidak ketinggalan organisasi pers lainnya pun ikut diajak berpartisipasi. Seperti Serikat Perusahaan Pers (SPS), Dewan Pers, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), Serikat Grafika Pers (SGP), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia ( PRSSNI).

Keterlibatan PWI sebagai motor penggerak peringatan HPN pun sudah berlangsung lama, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Hal tersebut menjadi salah satu alasan penunjukan Kota Surabaya sebagai lokasi puncak perayaan Hari Pers Nasional 2019. Selain itu, Surabaya dianggap sebagai kota yang turut membangkitkan kegiatan di kota dan wilayah sekitarnya. Surabaya ikut menggerakkan wilayah seperti Jombang, Jember, hingga Bangkalan.

Melalui perayaan HPN 2019 ini, wartawan diharapkan dapat tetap menjunjung tinggi idealismenya. Pers perlu untuk tetap independen. Idealisme wartawan dan pers Indonesia perlu tetap dijunjung tinggi demi menjaga negara kebangsaan Indonesia. Pers, wartawan dan media yang ada saat ini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk ikut merajut dan merawat kebangsaan Indonesia. salah satu caranya termasuk menyampaikan kritik dan pandangan-pandangan pers yang independen. Tentu saja, kritik dan pandangan tersebut berlandaskan kepentingan masyarakat.

Jurnalisme akan tetap abadi walau diterpa perubahan zaman. Sebagaimana diketahui, perubahan teknologi memaksa perubahan platform media. Yang awalnya berupa media cetak, lalu berkembang menjadi media radio serta televisi, dan sekarang menjadi media digital. (epicentrumnews)

 

#HariPersNasional

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *