Sambut Tahun Baru 2019, Pedagang Terompet Mengeluh

Terompet tahun baru. [foto: detik]

epicentrum.id, JAKARTA – Penghujung tahun tinggal beberapa jam lagi. Namun, pedagang terompet mengeluh penjualan di 2018 mengalami penurunan sebesar 50% dibanding di tahun sebelumnya.

Salah satu pedagang di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Boy mengatakan hingga hari terakhir penjualan masih mencapai 500 piece. Padahal, awalnya ia menjual 1.000 piece.

“Sekarang (hari terakhir) baru terjual setengahnya. Saya jual awal itu 1.000 piece,” kata dia, Senin (31/12).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penjualan kali ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Sebab, ia mengungkapkan pada tahun sebelumnya penjualan di hari terakhir sudah mencapai 1.000 piece.

“Dibanding tahun sebelumnya ini mah berkurang 50%. Hari terakhir (tahun kemarin) itu terjual 1.000 piece, sekarang saja baru setengah,” ungkap dia.

Pedagang lainnya, Efendi mengatakan juga mengalami penurunan penjualan sebanyak 30% dibanding tahun sebelumnya. Ia menjelaskan penurunan penjualan dikarenakan kejadian bencana alam baru-baru ini.

“Iya ini berkurang 30% dari tahun sebelumnya. Ini karena kan baru bencana alam, jadi ada isu-isu jangan merayakan seperti itu,” pungkas dia.

Sementara itu, penjualan di Pasar Asemka sendiri dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sedangkan terompet kertas dijual dari harga Rp 10.000 hingga Rp 25.000. [detik]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *