BUMI Raih Penghargaan Penerima Devisa Tertinggi pada 2018 oleh Bank Indonesia

bumi

Bumi Resources melalui anak usahanya KPC menerima penghargaan. Foto kedua dari kanan: Ashok Mitra, CFO KPC menerima penghargaan tersebut (foto: ist)

epicentrum.id, JAKARTA – PT BUMI Resources Tbk. (“BUMI”) melalui anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC) berhasil meraih penghargaan sebagai perusahaan penyumbang devisa ekspor terbaik tahun 2018. Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada tahun 2017 lalu meraih penghargaan yang sama.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo kepada Chief Finance Officer (CFO) KPC Ashok Mitra, pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Selasa (27/11) lalu.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia pada tahun 2018 ini, dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Jokowi hadir bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja antara lain Mensesneg Pratikno, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri BUMN Rini Sumarno, Gubernur BI Perry Warjiyo dan sejumlah pejabat lainnya.

Penghargaan dari Bank Indonesia untuk KPC sebagai Penyumbang Devisa Ekspor Terbaik di Indonesia Tahun 2018 (foto: ist)

Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja KPC yang telah memastikan semua devisa hasil ekspor batubara, diterima di bank devisa dalam negeri dan dilaporkan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.

Presiden Direktur Bumi Resources Tbk. sekaligus Presiden Direktur KPC, Saptari Hoedaja menyampaikan, “Kami menghargai penghargaan dari Bank Indonesia kepada Bumi melalui KPC dan Arutmin.”

“Ini suatu kebanggaan besar bahwa Perusahaan diakui sebagai penghasil devisa ekspor terbesar dan pembayar PNBP tertinggi di Indonesia. Komitmen kami adalah terus patuh pada semua peraturan dan hukum yang ada dengan praktik tata kelola yang baik.” demikian ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima epicentrum.id, Senin 17 Desember 2018. (tim liputan)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *