Ribuan e-KTP Tercecer, Mendagri Tjahjo Kumolo Diminta Mundur

epicentrum.id, JAKARTA – Ribuan e-KTP yang ditemukan di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur menimbulkan keresahan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab, e-KTP tersebut diduga bakal digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk mencurangi Pilpres 2019.

Saat dikonfirmasi, Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhud Alynudin mengeluhkan kejadian tercecernya ribuan e-KTP tersebut. Padahal dahulu pernah ada kejadian serupa di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Ini jelas mengkhawatirkan dan harus diusut tuntas. Karena hal ini tidak hanya menyangkut potensi kecurangan dalam pemilu, tapi juga menyangkut keamanan negara,” ujar Suhud saat dihubungi, Senin (10/12).

Suhud menambahkan, jika alasan pembuangan e-KTP dilakukan secara sembarangan, maka itu jelas tidak profesional. Apalagi kasus ini terjadi tak berselang lama dari munculnya praktik jual-beli blangko e-KTP.

“Jadi ini rentan digunakan para penyusup yang bertujuan merusak negara,” katanya.

Suhud menambahkan praktik jual-beli blanko e-KTP berpotensi memunculkan pemilih siluman dalam Pemilu 2019. Oleh sebab itu, DPR harus bergerak cepat meminta pejelasan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“‎Karena ini berpotensi memicu kegaduhan di tahun politik. Tapi jika Mendagri tidak bisa menyelesaikan masalah dalam waktu cepat, lebih baik dia mundur,” pungkasnya.

Ribuan e-KTP tersebut milik warga Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Dhany Sukma mengatakan, e-KTP yang ditemukan di Pondok Kopi merupakan cetakan lama. (jawapos)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *