Politisi PDIP Ini Ngaku Berhasil Tangkap Penyebar E-KTP di Pondok Kopi

Temuan E-KTP dalam karung di Pondok Kopi, Duren Sawit. [liputan6]

epicentrum.id, JAKARTA – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara soal tercecernya 2.005 buah kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tjahjo mengaku sudah berhasil menemukan pelaku yang membuang ribuan e-KTP tersebut.

Tajhjo pun menungkapkan pelaku pembuangan e-KTP di Pondok Kopi sama seperti di wilayah Bogor yang terjadi pada Mei 2018 lalu. Dimana pelakunya merupakan pejabat Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Siapa yang buang karena indikasi orang sama yang dulu di Bogor, yang sekarang tercecer rumahnya kok berdekatan, mudah-mudahan ini bisa diungkap apa motivasinya. Kalau yang di Bogor ya orang dalam, yang bisa ngambil orang dalam. Pencuri nggak mungkin berkarung-karung,” aku Tjahjo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12).

TJahjo tidak menampik, tercecernya ribuan e-KTP serta blangko yang dijual dalam toko online membuat kegaduhan politik. Sebab hal ini berdekatan dengan Pemilu 2019.

“Kalau saya melihat ada indikasinya (kepentingan politik), ada unsur di sana walau itu e-KTP sudah kedaluwarsa. Tapi secara prinsip mengganggu sistem, ini sama saja dengan uang palsu. Karena semua sistem sudah bisa digunakan,” ucapnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyebut, jika pelakunya merupakan orang Kemendagri akan dilakukan pemecatan. Kendati demikian, Tjahjo menyebut bahwa polri telah memeriksa 10 orang terkait tercecernya e-KTP tersebut. Dia menuturkan, pelakunya akan diungkap oleh Polri.

“Sudah ada, kami nggak mau dahului polisi. Nanti ada konpers resmi setelah kami ketemu Kabareskirim. Pangkatnya walau kepala rumah tangga kami akan pecat kalau sama. Walau tidak ganggu sistem, mereka bisa timbulkan suasana pertentangan apa lagi ini tahun politik,” pungkasnya. [jawapos]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *