Pilpres Bakal Sengit, Perubahan Gaya Petahana Dapat Merugikan

ilustrasi (kompas.com)

epicentrum.id, JAKARTA – Pemilihan Presiden 2019 yang sudah di depan mata, diprediksi akan berlangsung sengit. Hal itu karena masing-masing pasangan calon presiden berusaha ingin tampil unggul dan bisa mengungguli lawannya.

“Layaknya kontestasi atau kompetisi, nuansanya memang akan sengit. Mengapa? Karena pasangan capres akan berebut dukungan,” kata Ahli Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro, Rabu (5/12).

Namun menurutnya, perubahan gaya komunikasi politik yang dilakukan oleh petahana, dinilainya justru akan merugikan. Seperti diketahui, belakangan ini petahana kerap  berkomentar keras. “Apa yang dilontarkan oleh petahana justru menimbulkan perbincangan di publik dan media sosial. Tak sedikit pula kalangan yang mengatakan bahwa petahana keluar dari karakter aslinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, perbincangan publik tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak happy dengan perubahan penampilan dan gaya petahana yang dinilai aneh. Bahkan, lanjutnya, yang bersangkutan bisa jadi dianggap kurang konsisten.

“Sebaliknya, aksi damai reuni 212 justru memberikan pesan bahwa kubu penantang solid. Bahkan soliditas yang ditampilkan dalam aksi tersebut, bisa jadi memukau dan mampu menarik dukungan baru pemilih,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu dia juga menyoroti banyaknya laporan yang dilakukan oleh kubu petahana maupun penantang ke polisi. Karena hal itu dinilainya hanya bisa berpengaruh bila terkait pelanggaran hukum atau tindakan korupsi dan pelanggaran etika.

“Tapi kalau aduan atau laporan yang dilakukan semata-mata untuk sensasi politik atau politisasi hukum, maka ini tidak akan menimbulkan simpati dan justru sebaliknya. Karena pada dasarnya, pemilih tidak mudah untuk dikelabui dengan kasus-kasus politisasi hukum. Apalagi pada dasarnya, rakyat sudah memilih calonnya,” ucap dia.

Meski demikian, Zuhro mengatakan tidak tertutup kemungkinan terjadi perubahan perilaku pemilih. Sebab, karakter swing voters adalah cenderung akan wait and see. (suaramerdeka)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *