Tolak Pakta Integritas KPK, Nasdem: Sudah Terlalu Banyak Pakta yang Kami Tanda Tangani

Sekjen Nasdem Johnny G Plate. (KOMPAS.com/Devina Halim)

epicentrum.id, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate tidak ingin penandatanganan komitmen Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) menjadi acara seremonial belaka. Dia mengatakan, Partai Nasdem sudah sering menandatangani komitmen semacam itu.

Hal ini dia sampaikan dalam kegiatan Hari Anti Korupsi Dunia yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Bidakara. Partai politik peserta pemilu menyepakati komitmen SIPP yang dibuat KPK. “Kami tidak ingin lagi berpura-pura di dalam berbagai macam bentuk pakta integritas. Terlalu banyak pakta integritas yang kami tanda tangani,” kata Johnny di Hotel Bidakara, Selasa (4/12/2018).

Johnny mengatakan, saat ini adalah saatnya untuk mengimplementasikan upaya pencegahan korupsi itu. Menurut dia, Partai Nasdem sudah melakukan upaya pencegahan di internal dan eksternal partai.

Bahkan Partai Nasdem juga mendukung penggunaan anggaran lebih difokuskan kepada rakyat, bukan parpol. Johnny kemudian menyinggung dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar yang pernah diminta anggota DPR beberapa tahun lalu dan soal kenaikan biaya untuk partai politik.

“Mohon maaf rekan-rekan partai politik yang hadir, kami satu-satunya yang menolak dibiayai APBN karena kami masih ingin lindungi APBN untuk penugasan yang penting sesuai dengan tujuan,” ujar Johnny.

Komitmen parpol Partai politik peserta Pemilu 2019 menyepakati komitmen Sistem Integritas Partai Politik (SIPP). Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan dalam Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Penandatanganan itu diikuti oleh para pimpinan parpol didampingi pimpinan KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo berharap partai peserta Pemilu 2019 terus berkomitmen meningkatkan sistem integritas di internalnya. “KPK mengajak seluruh parpol di Indonesia dan hari ini kita lihat komitmennya untuk hadir dan bersedia tanda tangan dan bersedia berjanji menegakkan terus menerus sistem integritas partai politik,” kata Agus.

Agus juga berharap melalui kesepakatan ini, parpol bisa berkontribusi lebih baik memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia ke depannya. “Mudah-mudahan teman-teman di parpol kemudian melaksanakan dengan tepat, kita berharap banyak pada mereka (parpol),” ujar dia. (kompas)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *