Duh! Niat Airin Rachmi Jadikan Tangsel ‘Smart City’ Terhadang Hal Ini

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA)

epicentrum.id, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengatakan, terdapat berbagai hambatan dalam penerapan sistem smart city di Tangsel.

Salah satunya aspek keamanan. Airin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel sempat kehilangan kamera CCTV yang terpasang di Taman Kota 2 BSD, Tangsel. Kamera tersebut dipasang guna memantau kawasan Taman Kota yang dinilai rawan kejahatan.

“Satu hal di Tangerang Selatan hambatannya, kami bikin CCTV di Taman Kota karena ada kriminalisasi. Saya evaluasi, CCTV nya hilang. Kalau di Beijing bisa mencari orang hilang, kalau di sini CCTV-nya hilang. Sampai hari ini enggak tahu siapa yang nyuri,” ujar Airin saat membuka kegiatan sosialisasi master plan smart city di Tandon Ciater, Tangsel, Senin (3/12/2018).

Airin mengatakan, hal tersebut mengindikasikan kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan sosialiasi terhadap masyarakat untuk mendukung penerapan sistem tersebut.

Airin mengatakan, saat periode pertama pemerintahannya, ia sempat menolak untuk memasukkan program memperluas jaringan kamera CCTV dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Airin menilai, rencana tersebut bukan merupakan prioritas di periode pertama karena melihat sebagai kota yang berkembang, Tangsel lebih memerlukan pembangunan infrastruktur, termasuk sarana pendidikan, kesehatan, pembangunan jalan dan jembatan.

Airin mengatakan, pengembangan Tangsel menjadi smart city juga tidak harus dengan memperbanyak aplikasi. Airin sempat mengusulkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengambil aplikasi dari daerah yang sudah sukses menjalankan sistem smart city dan membagikannya ke daerah lain.

“Saya termasuk yang tidak percaya begitu banyak aplikasi akan menyelesaikan masalah. Saya termasuk yang tidak percaya hal itu. Yang terpenting bagaimana aplikasi bisa terintegrasi dengan yang lainnya,” ujar Airin.

“Saya dan teman-teman Apeksi yang mendorong Menteri Kominfo agar cari saja beberapa, misalnya daerah yang sudah berhasil dengan aplikasinya. Ambil oleh Kominfo, berikan kepada kami secara gratis,” kata Airin.

Pemkot menargetkan Tangsel menjadi kota pintar atau smart city tahun 2021. Menjadikan Tangsel smart cityd iperlakukan untuk memperbaharui dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. (kompas)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *