Basmi Radikalisme, DPR Minta BIN Segera Bertindak

Ilustrasi tolak radikalisme. [foto: okezone]

epicentrum.id, JAKARTA – Maraknya dugaan radikalisme, menimbulkan respon dan stigma negatif terhadap agama tertentu, sehingga membuat Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersikap tegas.

Sebagai pembuat Undang-Undang (UU), pihaknya mendorong Badan Intelejen Negara (BIN) segera membuat berbagai langkah komprehensif dengan beberapa lembaga aparatur negara seperti Polri, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait sejumlah dugaan temuan paham radikal ini.

“39 persen mahasiswa di tujuh Perguruan TInggi Negeri (PTN) tertarik dengan paham radikal, serta 50 penceramah juga terdeteksi diduga berpaham radikal. Ini data dari BIN. Kami minta Polri, TNI, dan BNPT segera atasi dugaan radikalisme ini,” tegas Bamsoet melalui press rilisnya, Rabu (21/11).

Berkaitan dengan 39 persen mahasiswa di tujuh PTN, Bamoset berharap Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) memanggil pihak rektorat dari tujuh PTN yang terindikasi paham radikal.

“Sebagai bentuk penjelasan tentang kebenaran hal tersebut, baik dari sisi kurikulum dan silabus mata kuliah yang diajarkan agar terhindar dari penilaian negatif terhadap PTN yang bersangkutan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bamsoet, DPR juga mendorong Kementerian Agama (Kemenag) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indnesia (MUI) secara bersama-sama memberikan pemahaman bagi para penceramah agar isi ceramahnya tidak menimbulkan rasa permusuhan atau kebencian.

“Hal ini dirasa perlu agar sesama umat diberikan kesejukan dan persatuan di setiap ceramah,” tambah Bamsoet.

Bamsoet juga mendorong BIN dan BNPT untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah paham radikal yang muncul di lingkungan masyarakat.

“Caranya dengan melakukan pendekatan kepada para pengurus rumah ibadah, para ulama, dan penceramah agar dalam ceramahnya memuat nilai-nilai keagamaan,” terang Bamsoet.

Terhadap Kementerian, Lembaga, dan BUMN yang masjidnya terpapar pagam radikal, Bamsoet meminta untuk meningkatkan pengawasan, evaluasi, dan melakukan pembinaan seluruh kegiatan dan aktivitas yang dilakukan di lingkungan masjid tersebut. [*]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *