Salut! Pengayuh Becak Asal Majene Ini Jadi Sarjana

Muhammad Hamzah Amirullah, 26 tahun, mahasiswa program studi manajemen S1 pada Upacara Penyerahan Ijazah Lulusan Pascaserjana, Sarjana, dan Diploma tahap II – Tahun 2018 Universitas Terbuka Makassar mendadak haru, Minggu (18/11/2018). [foto: rakyatku.com]

epicentrum.com, MAJENE – Alangkah beruntungnya jika kita bisa menyelesaikan pendidikan hingga ke perguruan tinggi, seperti halnya kisah seorang pemuda yang berprofesi sebagai pengayuh becak, mendadak viral di media sosial. Pengayuh becak itu diketahui bernama Muhammad Hamzah Amirullah, warga Tanjung Batu, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Video dia datang ke wisuda mengayuh becak mendadak jadi pusat perhatian. Dalam videonya, dia mengayuh becak dengan memakai toga.

Dalam video yang dilihat detikcom, Senin (19/11/2018), terlihat Hamzah mengayuh sepeda sambil membawa seorang wanita yang diketahui adalah ibunya. Muhammad Hamzah terlihat bahagia dan bersemangat mengayuh becak miliknya.

Dari komentar sejumlah pengguna media sosial, diketahui video ini direkam pada Minggu pagi (18/11). Dalam video itu Hamzah mengendarai becak menuju prosesi wisuda, di Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka Sulbar.

Sehari-hari Hamzah diketahui berprofesi sebagai pengayuh becak, pekerjaan itu dilakoni agar dapat menyelesaikan kuliahnya.

“Alhamdulillah sarjanami ini sodara terbaikku. Beliau punya kisah yang haru, berangkat dari sebuah becak sederhana beliau menjadi seorang sarjana muda,” tulis rekan Hamzah bernama Abd.Rahman yang pertama kali memposting Photo Muhammad Hamzah hingga akhirnya dibanjiri komentar.

Pada becak yang dikayuhnya tidak lupa Muhammad Hamzah menempelkan kertas bertuliskan ‘pa’beca bisa tonji wisuda (pengayuh becak juga bisa wisuda)’. Di becak itu juga terlihat sejumlah buku bacaan tersusun rapi di atasnya.

Dalam akun Facebook Irwan fals, menayangkan pengakuan Muhammad Hamzah yang sebelumnya pernah menjadi nelayan hingga buruh bangunan demi menyelesaikan pendidikannya di bangku kuliah.

“Ini bentuk kesukuran karena dari hasil becak itu saya bisa sekolah, menarik becak memang sudah saya lakukan sejak kelas lima SD, saya juga pernah diajarkan orang tua saya menjadi nelayan, bahkan saya juga pernah menjadi buruh bangunan menggantikan kakak saya ” ujar Muhammad Hamzah di video itu. [detik]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *