Bau 3 Ton Durian Menyengat, Penumpang Sriwijaya Protes Keras

Epicentrum.id – Penerbangan Sriwijaya SJ 091 rute Bengkulu ke Jakarta mengalami penundaan keberangkatan akibat bersitegang dengan penumpang pada Minggu (4/11). Penumpang merasa terganggu dengan aroma durian yang masuk ke ruang kabin pesawat.

Peristiwa ini pertama kali diceritakan oleh personel Band Steven and The Coconut Treez, Amir Zidane melalui akun Facebook-nya. Kabar tersebut viral.

Pihak Sriwijaya Air angkat bicara soal peristiwa ini. Mereka mengaku mengangkut durian dalam cargo tidak menyalahi aturan penerbangan.

Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai dengan SOP, terang Retri Maya, Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, dalam rilisnya, Selasa (6/11).

Pihak Sriwijaya juga membantah durian tersebut sampai seberat tiga ton. Namun mereka enggan menyebut berapa jumlah sebenarnya. Sementara di dalam video terlihat petugas menurunkan sejumlah karung dari ruang kargo pesawat.

“Perlu diketahui bahwa kurang lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan cargo dimana di dalamnya ada durian tersebut. Dan angka itu juga masih jauh dari kapasitas MTOW (maksimum untuk melakukan take off dan landing),” kata Maya.

Menanggapi kecemasan penumpang, Sriwijaya Air juga mengaku selalu memastikan bahwa faktor keselamatan dan keamanan selalu menjadi prioritas.

Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan crew, tutup Maya.

Sementara itu dalam postingannya, Amir Zidane menceritakan bau durian dari kargo sangat menusuk. Itu sebabnya dia dan penumpang lain menolak untuk terbang. (Merdeka)

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *