Kasus Meikarta, Dua Direktur Lippo Diperiksa KPK

Foto arsip suasana pembangunan proyek kawasan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 14 September 2017. (foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

epicentrum.id, BEKASI – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Direktur Keuangan PT Lippo Karawaci, Tbk, Richard Setiadi dan Direktur Keuangan PT Lippo Cikarang, Soni. Pemeriksaan akan dilakukan hari ini, Kamis, 1 November 2018.

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, keduanya akan diperiksa sebagai saksi terkait perkara dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta.

“Richard dan Soni akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan BS (Billy Sindoro),” kata Febri melalui pesan singkat.

Selain keduanya, KPK juga memanggil ajudan Bupati Bekasi, Marfuah Affan, Kasi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga Pemprov Jawa Barat, Yani Firman, Kepala Bidang PDA Dinas PUPR Bekasi, Daniel, dan dua orang lainnya, Matalih dari Dinas BPMP TSP Bekasi, serta dari swasta, Joseph Christoper Mailool.

“Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS,” kata Febri.

Sebelumnya, KPK telah memanggil sejumlah pihak dari Pemkab Bekasi dan CEO Lippo Group, James Riady untuk menelusuri dugaan keterlibatan koorporasi Lippo Group dalam skandal suap Meikarta. Bahkan KPK telah menggeladah kediaman James Riady beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini KPK telah menjerat sembilan tersangka, dua di antaranya yakni Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima suap Rp7 miliar dari Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses perizinan Meikarta, proyek prestisius milik Lippo Group.

Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek itu ditaksir capai Rp278 Triliun. Meikarta menjadi proyek paling besar Lippo Group selama 67 tahun berdiri. (viva)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *