Bakrie Group Beri Bantuan Korban Gempa Sulteng

Enam perusahaan dalam lingkungan Grup Bakrie membantu korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala. Bantuan diberikan sejak hari pertama pasca-bencana dan berlangsung hingga saat ini. Direncanakan, bantuan diberikan bahkan hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Keenam perusahaan dalam Bakrie Group ini adalah PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin, PT Dharma Henwa, Bakrie Amanah, PT Energi Mega Persada (EMP) dan PT Citra Palu Minerals (CPM). Dari lima perusahaan ini, CPM menjadi satu-satunya yang berperasi di Sulawesi Tengah. (dok/Grup Bakrie)

epicentrum.id, Palu – Enam perusahaan dalam lingkungan Grup Bakrie membantu korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala.

Bantuan diberikan sejak hari pertama pasca-bencana dan berlangsung hingga saat ini. Direncanakan, bantuan diberikan bahkan hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Keenam perusahaan dalam Bakrie Group ini adalah PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin, PT Dharma Henwa, Bakrie Amanah, PT Energi Mega Persada (EMP) dan PT Citra Palu Minerals (CPM). Dari lima perusahaan ini, CPM menjadi satu-satunya yang beroperasi di Sulawesi Tengah.

CPM beroperasi melalui Kontrak Karya dengan Pemerintah RI pada tahun 1997 dengan wilayah operasi lima blok, empat di Sulawesi Tengah dan satu di Sulawesi Selatan.

“CPM telah mengantongi izin operasi produksi dari Pemerintah sejak November 2017,” jelas Superintendent CSR CPM Rahyunita Handayani melalui keterangan pers, Senin (15/10).

Sehari pasca-bencana yang menimpah Palu, Sigi dan Donggala, enam perusahaan ini bersama Emergency Respon Team (ERT) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan evakuasi korban gempa, tsunami dan likuifaksi di beberapa lokasi sekaligus.

Team ERT beranggotakan 372 personel dan 40 unit alat berat. Personil dan alat berat merupakan kontribusi dari 33 perusahaan tambang, termasuk enam dari Bakrie Group.

Selain bersama ERT Kementerian ESDM, enam perusahaan Bakrie Group ini juga membantu korban gempa dengan langsung terjun ke masyarakat dengan memberi bantuan berupa pemberian air bersih, sembako, terpal dan tenda serta pelayanan kesehatan.

Pada Senin (15/10), pelayanan kesehatan yang merupakan kerja sama antara PT CPM, Dharma Henwa dan PT Energi Mega Persada.

“Pelayanan kesehatan kami lakukan melalui paramedis dan dokter yang memeriksa kesehatan masyarakat di Kelurahan Poboya,” jelas Rahyunita.

Pada minggu ketiga Oktober, direncanakan Bakrie Amanah akan menurunkan dua dokter, satu bidan, tiga perawat dan satu psikososial untuk menambah petugas kesehatan dari Bakrie Group.

Saat ini, selain paramedia dari Dharma Henwa, PT EMP telah menurunkan dokter untuk melakukan pelayanan kesehatan. “Rencananya, Bakrie Amanah akan membuka dapur umum dengan memperkerjakan masyarakat sekitar lokasi,” jelas Rahyunita. (kontan)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *