Menperin Airlangga Sebut Penerapan Making Indonesia 4.0 Telah Jadi Agenda Nasional

ilustrasi (net)

epicentrum.id – Dalam mendorong revolusi Industri 4.0 Indonesia telah menjalin kerjasama dengan Singapura. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala BPPI Kemenperin, Ngakan Timur Antara dengan CEO Enterprise Singapore, Png Cheong Boon.

“Penerapan Making Indonesia 4.0 telah dijadikan agenda nasional. Sehingga diharapkan mampu memacu lima sektor manufaktur,”kata Airlangga dalam siaran persnya (14/10/2018).

Making Indonesia 4.0 merupakan sebuah roadmap (peta jalan) yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era Industri 4.0.

Ketua Umum Golkar tersebut mengatakan lima sektor manufaktur yang diharapkan terpacu dengan Making Indonesia 4.0 tersebut yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronik.

Sebelumnya Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menjalin kerjasama mendorong ekonomi digital, di sel-sela pertemuan IMF-WB 2018 di Bali.

Kerjasama yang dibangun dengan mengintensifkan pelatihan digital dan e commerce diantara kedua negara, sehingga memiliki Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing.

Seusai penandatanganan tersebut, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kemudian melepas kepulangan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada Sabtu malam, (13/10/2018).

Dalam pelepasan tersebut, Airlangga didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajayadan dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, I Made Gunaja. (tribun)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *