Gaduh Naik Turun Harga BBM Jadi Catatan Pimpinan Komisi VII DPR RI

epicentrum.id –¬†Kenaikan harga BBM jenis premium bersamaan dengan harga BBM non subsidi lainnya. Satu jam kemudian diputuskan keputusan pembatalan keputusan penaikan harga premium. Menurut Pimpinan Komisi VII DPR RI, Ridwan Hisyam, hal ini menjadi catatan bagi DPR RI, khususnya Komisi VII yang membidangi energi.

Dalam keterangan tertulisnya, Ridwan Hisyam mengungkapkan, beberapa kali rapat dengar pendapat (RDP) dan rapat kerja (raker) dengan Komisi VII DPR RI, pemerintah selalu memberikan alasan alasan terkait kebijakan untuk tidak menaikkan harga premium selaku BBM khusus penugasan non subsidi.

“Walaupun kebijakan tersebut (penaikan harga premium) dibatalkan, tetapi publik dapat menilai bahwa ada sesuatu dibalik kebijakan tersebut,” ujarnya, Kamis (11/10/2018).

Saat mengumumkan penaikan, Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan menyampaikan alasan. Demikian pula ketika mengumumkan penurunan juga disertai alasan.

Tetapi, karena jarak waktu antara kedua pengumuman itu sangat berdekatan, membuat publik pasti akan bertanya-tanya. “Apalagi situasi politik semakin eskalatif,” imbuh politisi Golkar ini.

Dia mengatakan, pada saat yang sama, Pertamina mengalami defisit yang semakin besar dalam penjualan premium, sudah hampir dua tahun terakhir ini. Hal ini karena kesenjangan biaya pengadaan yang lebih besar dibanding harga jualnya.

Terakhir pemerintah menetapkan harga premium terhitung mulai 1 April 2016, yaitu dari harga Rp6.950 per liter turun menjadi Rp6.550 per liter.

Saat itu, harga minyak dunia masih berada pada kisaran 37-45 Dollar AS. Sedangkan saat ini sudah mencapai 85 Dollar AS, naik dua kali lipat (100%) dari harga April 2016.

Oleh karena itu, menurut Ridwan Hisyam, sangat penting bagi Komisi VII DPR RI sebagai lembaga yang membawa aspirasi rakyat dan mengawasi kebijakan pemerintah, terutama soal kenaikan harga BBM, untuk memanggil Menteri ESDM guna menjelaskan secara komprehensif hal tersebut. (timesindonesia)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *