Ronaldo Pastikan Tuduhan Pemerkosaan di Las Vegas Terhadapnya Adalah Hoax

Georgina Rodriguez dan Cristiano Ronaldo (Rafael Marchante/REUTERS)

Epicentrum.id, Jakarta – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, membantah sebuah kabar palsu atau Hoax yang menyebut dirinya memperkosa seorang wanita di Las Vegas pada tahun 2009. Mantan pemain Real Madrid ini pun tak menampik kabar tersebut muncul sebagai upaya promosi memanfaatkan ketenaran dirinya.

“Mereka ingin mempromosikan diri sendiri menggunakan nama saya. Hal tersebut normal,” ujar Ronaldo lewat video Instagram seperti dikutip dari BBC.

Seorang perempuan asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga, membuat klaim yang menghebohkan pada tahun 2009. Dia mengatakan bahwa penyerang berusia 33 tahun itu memperkosa dirinya di sebuah kamar hotel di Las Vegas, beberapa hari setelah sang pemain meninggalkan Manchester United dan pindah ke Madrid.

Majalah Jerman, Der Spiegel, yang lebih dulu memuat klaim tersebut. Pengacara Ronaldo, Christian Schertz, mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut majalah itu karena sudah membuat laporan yang ilegal dan dia pun telah diperintahkan untuk mencari kompensasi atas masalah tersebut yang dianggap sangat serius karena merusak privasi.

Wanita berusia 34 tahun tersebut dikabarkan telah membuat laporan perkosaan ke pihak kepolisian Las Vegas tak lama setelah insiden yang dituduhkan itu. Namun pada 2010, Kathryn dikabarkan sudah menyelesaikan kasus itu bersama Ronaldo di luar pengadilan setelah ada transaksi senilai 375.000 dollar AS (sekitar Rp 5,601 miliar) yang merupakan bagian dari kesepakatan agar kasus itu tidak dipublikasi.

Ronaldo bergabung dengan Juventus dari Madrid pada musim panas 2018 setelah ditebus dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun). Meski usianya tak muda lagi, Juventus memberikan kontrak berdurasi empat tahun untuk peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut.

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *