Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Pusat KUD Kaltim Siap Perluas Jaringan Koperasi

ilustrasi (tribunbali)

epicentrum.id Jajaran pengurus Pusat KUD Kalimantan Timur menyelenggarakan syukuran dengan gelaran acara ‘Doa Bersama Anak Yatim Atas Terbentuknya Pengurus Pusat KUD Kalimantan Timur 2018-2023’. Acara ini bertempat di jl. MT Haryono Kav. 1 Samarinda (depan Kantor Badan Pendapatan Daerah Kaltim) pada Kamis (27/9/2018).

Acara yang dimulai pada jam 11 siang ini dimulai dengan pembukaan oleh Andi Risma, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh Hj. Sri Wahtuni, MA. Beliau adalah seorang qoriah internasional.

Doa Bersama Anak Yatim ini turut dihadiri oleh para petinggi Pusat KUD Kalimantan Timur, diantaranya Ketua Umum H.M.A Pahlevi Pangerang, SE dan Sekretaris Ir. Hen Wing, serta jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Pahlevi Pangerang (tengah, barisan depan) bersama jajaran pengurus Pusat KUD Kaltim (27/9/2018)

Dalam sambutannya, Pahlevi Pangerang mengungkapkan PUSKUD Kaltim akan bergerak meluaskan jaringan koperasi di Provinsi Kaltim. “Memperluas jaringan di grass root,” demikian salah satu strategi yang diungkap oleh sang Ketua Umum.

Sebelumnya Pahlevi Pangerang terpilih sebagai ketua Formatur Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-37 Pusat KUD Kaltim, pada Rabu (5/9/2018) malam di Hotel Blue Sky, Balikpapan.

Dalam acara tersebut juga menghadirkan Ustadz DR. H. Muhammad Nasir, MA (Direktur Pasca Sarjana IAIN Samarinda) yang memberikan tausyiah kepada para hadirin. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah.

Koperasi milenial

Pahlevi Pangerang yang juga menjabat sebagai Wabendum DPP Partai Golkar telah lama dikenal sebagai sosok muda dan sangat peduli pada pengembangan ekonomi koperasi.

Pengembangan ekonomi masyarakat yang akan menjadi prioritas Pahlevi adalah koperasi dan pembinaan UMKM. Bermodalkan pengalaman sebagai pengurus koperasi, pengusaha muda ini akan menghidupkan kembali koperasi di Kaltim.

Dikemukakan, koperasi di era dulu terkesan hanya sebagai organisasi sosial, bukan usaha untuk menyejahterakan anggotanya. Namun, bagi Pahlevi, koperasi era millenial justru sebaliknya, bisa menjadi bidang usaha yang menguntungkan bagi semua anggota dan masyarakat. Perlu ada gerakan koperasi dengan sasaran anak-anak muda.

Hal inilah yang mendorong dirinya untuk maju memperjuangkan koperasi, maju sebagai caleg DPR RI dari dapil Kaltim. “Saya bangga kalau di luar daerah, karena mereka menilai Kaltim itu daerah yang kaya. Sebagai putera daerah tentu ini menjadi pemicu saya untuk memperjuangkan hak masyarakat Kaltim,” demikian ungkapnya. (tim liputan)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *