KRI Rencong Terbakar, DPR Minta Panglima TNI Evaluasi Seluruh Alutsista

KRI Rencong terbakar di perairan Sorong, Selasa (11/9/2018).

Epicentrum – Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Rencong dengan nomor lambung 622 terbakar dan tenggelam ketika sedang melaksanakan operasi keamanan laut (Opskamla) di BKO (bawah kendali operasi) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) III, di sekitar perairan Sorong, Papua Barat (11/9),

Terkait insiden tersebut, Ketua DPR Bambang Soesatyo mendorong Komisi I DPR untuk meminta TNI Angkatan Laut segera membentuk Tim Investigasi terhadap kecelakaan Alat Utama Sistem Persenjataan (alutsista) yang terjadi.

“Penyelidikan terhadap penyebab terjadinya peristiwa tesebut agar segera dilakukan secara rinci, mengingat alutsista tersebut merupakan sarana dan prasarana yang penting bagi TNI,” demikian ucap politisi Partai Golkar asal Jawa Tengah tersebut.

Bamsoet, panggilan akrabnya, juga mendorong Komisi I DPR meminta Kepala Staf TNI-AL melalui Mabes TNI untuk memberikan penjelasan atas peristiwa tersebut.

“Mabes TNI memberikan penjelasan dengan baik saat tenggelamnya dua alutsista TNI yang terdiri dari Kapal Motor Cepat (KMC) AD 16-05 milik Kodam Jaya di Kepulauan Seribu, dan Kendaraan lapis baja (tank) M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto beberapa waktu lalu,” ucap Bamsoet mengapresiasi Mabes TNI.

Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar ini mendorong Komisi I DPR meminta Panglima TNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan berkala.

“Segera lakukan evaluasi seperti melakukan pengecekan dan peremajaan terhadap seluruh alutsista TNI yang ada, terutama dari sisi keamanan, kelayakan sarana dan prasarana, guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali,” demikian tutup Bamsoet.[Redaksi]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *