#2019GantiPresiden Tuai Penolakan, Golkar Ajak Publik “Jualan” Capres

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (24/8/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

epicentrum.id – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak publik untuk menunjukkan kelebihan capres-cawapres yang sudah ada daripada terus menyerukan #2019GantiPresiden. Hal itu disampaikan Airlangga saat ditanya sikap Golkar terkait dengan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden disejumlah daerah di Indonesia.

“Kita kan sudah punya dua capres,” ujarnya di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (27/8/2018). “Jadi kita lebih baik konsentrasi pada capres yang sudah didaftarkan di KPU,” sambung dia.

Seperti diketahui, deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di beberapa daerah justru mendapatkan penolakan oleh masyarakat. Beberapa aksi bahkan nyaris berujung ricuh.

Sejumlah tokoh penggerak aksi #2019GantiPresiden yang ditolak di sejumlah daerah di Indonesia antara lain Neno Warisman. Neno dihadang massa ketika tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II. Penolakan serupa juga terjadi terhadap penggerak gerakan #2019GantiPresiden lainnya, yakni politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani, di Surabaya.

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *