ARB: Tindakan Represi ke #2019GantiPresiden Tusuk Jokowi dari Belakang

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie. (Photo: Yasir – VIVA Makassar)

epicentrum.id – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menolak tindakan represif terhadap Gerakan #2019GantiPresiden. Hal itu dikemukakan ARB, sapaan akrab Aburizal, menanggapi tentang dugaan represi atas gerakan #2019GantiPresiden.

Menurut ARB, pelarangan Neno Warisman untuk menghadiri acara deklarasi di Pekanbaru, Riau dan pengepungan  terhadap Ahmad Dani di Surabaya, Jawa Timur, dilakukan dengan cara represif dan membiarkan tindakan premanisme adalah tidak sejalan dengan iklim demokrasi yang sedang dibangun, serta tidak menunjukkan netralitas aparat dalam mengayomi masyarakat.

ARB menambahkan, dukungan terhadap Presiden Jokowi dilakukan secara konstitusional partai, yakni merupakan keputusan Musyawaran Nasional yang wajib dilaksanan oleh jajaran partai secara nasional.

Namun, aparat juga hendaknya memberikan pembelajaran demokrasi kepada masyarakat dengan tidak memihak, dan dapat memfasilitasi serta mengatur masing-masing unjuk pendapat sehingga terhindar dari konflik di lapangan.

ARB meyakini, tahun 2019 nanti  merupakan pesta demokrasi yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. “Jangan sampai cara-cara represif dan provokatif menodai ajang pesta demokrasi tersebut. Mari kita sama-sama saling menjaga aset bangsa terbesar kita yaitu demokrasi agar tidak rusak dan ternoda oleh tindakan provokatif dan represif,” ujar ARB.

Saya ditanya mengenai pendapat saya tentang represi atas gerakan #2019GantiPresiden Berikut jawaban saya:Meski Partai…

Dikirim oleh Aburizal Bakrie pada Minggu, 26 Agustus 2018

 

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *