Siapa Sosok Presiden Yang Mampu Mempercepat Pertumbuhan Pasar Modal?

Epicentrum.id –┬áPemilihan Presiden tinggal menghitung bulan. Seperti diketahui, KPU RI mulai membuka pendaftaran pasangan capres-cawapres mulai dari 4 hingga 9 Agustus 2018 pada 08.00-16.00 WIB. Sedangkan pada 10 Agustus mulai dari pukul 08.00-24.00 WIB.
Sosok presiden yang terpilih nanti diharapkan mampu memperbaiki pertumbuhan perekonomian Indonesia sehingga kondisi pasar Indonesia menjadi lebih bergairah sesuai harapan para investor.
Pendiri LBP Institute Lucky Bayu Purnomo mengatakan sosok presiden yang diharapkan oleh para pelaku pasar adalah sosok presiden yang mampu mendorong akselerasi pertumbuhan makroekonomi.
“Saat ini pertumbuhan ekonomi kita masih rata-rata 5%. Para pelaku pasar mengharapkan agar ekonomi kita bertumbuh hingga 5,3% atau bahkan lebih tinggi dari itu sehingga mampu mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG),” jelasnya, Minggu (5/8).
Selain itu, Lucky juga bilang para pelaku pasar juga mengharapkan sosok presiden yang mampu mengatasi persoalan utang negara.
“Utang bisa jadi hal yang krusial jika tidak dapat dikelola dan dikendalikan secara bijak. Presiden harus mampu kelola dan kendalikan utang untuk menjadi produktif sehingga mampu memperbaiki perekonomian Indonesia,” imbuhnya.
Lucky lalu menambahkan bahwa sosok presiden yang diharapkan oleh para pelaku pasar adalah sosok yang mampu mengendalikan inflasi. “Hal ini perlu dilakukan sehingga harga kebutuhan pokok menjadi terjangkau dan pelemahan kurs rupiah terhadap dollar dapat dinetralisir,” lanjutnya.
Ia juga bilang sosok presiden tersebut juga perlu menyusun kabinet yang mengacu kepada target-target pertumbuhan dan peningkatan ekonomi makro. “Sosok presiden tersebut dan kabinetnya juga harus punya strategi untuk mengelolah APBN dan hasil ekspor migas dengan tepat sasaran,” terangnya.
Dan yang terakhir Lucky bilang, sosok presiden tersebut juga harus bisa mendongkrak daya beli masyarakat. “Hal ini bisa ditempuh lewat kerja sama antara lembaga-lembaga terkait dengan pihak kementerian seperti kementerian perdagangan maupun kementerian industri,” tutupnya.
Sumber

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *