“Bentornato” Paolo Maldini

Paolo Maldini dalam balutan animasi karya Seniman Kota Milan (Photo/Milan.it)

Epicentrum.id, Jakarta – Peruntungan Milan betul-betul bak rollercoaster pada musim panas 2018 ini. Setelah sempat dilarang berkompetisi di Liga Europa dan disita oleh Elliott Management, kini Rossoneri tengah mengalami masa-masa yang menyenangkan. Teranyar, pada Minggu (5/8/2018) malam WIB, Milan resmi mengumumkan kembalinya Paolo Maldini yang akan mengemban jabatan direktur pengembangan strategis.

Berada di bawah kendali Elliott, Milan langsung melakukan perombakan besar-besaran. CEO Marco Fassone dan direktur olahraga Massimiliano Mirabelli mereka copot. Setelah itu, Paolo Scaroni ditunjuk untuk menggantikan Fassone, sementara Leonardo Araujo ditarik untuk menjadi suksesor Mirabelli.

Hasilnya pun instan. Hanya sepekan setelah menunjuk Scaroni dan Leonardo, Milan berhasil mendatangkan Mattia Caldara dan Gonzalo Higuain. Meski demikian, untuk merekrut dua pemain itu mereka harus mengembalikan Leonardo Bonucci ke Juventus.

Paolo Maldini hadir dalam sesi disebuah peragaan busan Kota Milan Desember 2017. (Photo/Milan Fashion Week)

Namun, kehilangan Bonucci bukanlah masalah bagi para pemain Milan. Suso, misalnya, memilih untuk menyambut kedatangan Higuain dengan antusiasme tinggi. Sementara itu, Alessio Romagnoli mengatakan bahwa dirinya sudah tak lagi memikirkan kepergian Bonucci.

Kebahagiaan Milan itu semakin bertambah seiring dengan kepulangan Maldini. Dalam menjalankan peran sebagai direktur pengembangan strategis, pria 50 tahun itu bakal bekerja secara konstan bersama Leonardo yang juga mantan rekan setimnya.

“Paolo adalah seorang legenda hidup dalam sejarah Rossoneri untuk talentanya, kepemimpinannya, loyalitasnya, kesuksesannya, serta kelasnya yang tidak bisa ditandingi siapa pun,” tulis pernyataan resmi Milan. “Kualitas-kualitas itulah yang akan berperan krusial dalam mengembalikan Milan ke tempat yang sepantasnya.”

Paolo Maldini saat melakukan laga persahabatan Milan Legend 2016. (photo / La Gazzete dello sport)

Kedatangan Maldini ini disebut Scaroni sebagai bukti dari komitmen Elliott untuk membangun fondasi kesuksesan di masa depan. “Ini memang tidak akan mudah dan bakal memakan waktu lama, tetapi kami punya tujuan yang ambisius dan kedatangan Paolo adalah langkah penting menuju ke sana,” ujar Scaroni seperti disitat dari situs resmi klub.

Maldini meninggalkan Milan sebagai pemain pada 2009 lalu. Putra Cesare Maldini itu menghabiskan 25 tahun bersama Milan dengan sumbangsih tujuh Scudetti dan lima gelar Liga Champions. Meski selama bermain dia tidak pernah bersalin kostum, Maldini tidak mau langsung terjun ke jajaran manajemen Milan usai gantung sepatu.

Ada dua penyebab di balik tertundanya kepulangan Maldini tersebut. Pertama, karena retaknya hubungan antara dirinya dan Silvio Berlusconi. Kedua, karena dia tidak yakin dengan visi dan misi Li Yonghong. Selama sembilan tahun terakhir, Maldini justru disibukkan oleh aktivitas di luar sepak bola, termasuk kala menjajal dunia tenis profesional pada 2017. [Kumparan]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *