KontraS: Pelibatan TNI Tangani Terorisme Berpotensi Langgar HAM

tni anti teroris

Epicentrum.id –┬áPeneliti dari KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Geri Kusuma menilai pelibatan TNI dalam penanganan terorisme berpotensi terjadi pelanggaran HAM. Soalnya, ia menuturkan, menilik pada sejarah, Indonesia memiliki pengalaman buruk terkait pelibatan tentara.

“Sejarah masa lalu yang buruk terkait kejahatan kemanusiaan atau pelanggaran HAM yang kategorinya sangat serius melibatkan aktornya TNI atau sebelum 1998 dikenal ABRI,” kata Feri Kusuma di Puri Imperium Office, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, pelibatan TNI dalam penanganan terorisme justru akan memperparah proses penanganannya. Bahkan tanpa keterlibatan TNI-pun telah banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Densus 88 ketika menangani teroris.

“Itu akan menimbulkan permasalahan baru, memperparah yang selama ini terjadi. Selama ini saja banyak pelanggaran yang dilakukan oleh tim Densus 88,” ujarnya.

Salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan Densus 88, diungkapkan oleh Feri, yaitu dengan mengeksekusi mati terduga teroris. Hal tersebut disampaikan Feri, berdasar pada investigasi yang dilakukan oleh Kontras.

“Kami beberapa kali melakukan investigasi kepada seorang yang baru (masih berstatus) sebagai terduga teroris, tapi dieksekusi mati, di tembak di sisi yang mematikan,” tutupnya.

Sumber

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *