Kalau Cuma Ada Satu Pasang Capres, Akan Ada Perpanjangan Satu Bulan

Epicentrum.id – Lusa, KPU resmi membuka masa pendaftaran pasan­gan capres dan cawapres. Sayangnya hingga kini, baik Jokowi maupun Prabowo masih belum punya cawapres yang bakal didaftarkan pada KPU.

Wasekjen DPP PKB Jazilul Fawaid menegaskan, koalisi pendukung Jokowi sudah sol­id. Sebelum masa pendaftaran capres resmi ditutup, koalisinya yakin Jokowi dan pendamping­nya sudah bisa daftar KPU.

Jazilul justru meragukan ke­siapan kubu Prabowo untuk bisa daftar capres sesuai jadwal. Bahkan dia memprediksi, kubu Prabowo belum juga selesai me­nyiapkan pasangannya hingga tanggal 10 Agustus.

“Pokoknya sampai hari ini hanya satu pasang yang sudah jelas. Kalau ada hanya satu pasang maka diperpanjang, satu bulan lagi,” kata Jazilul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Sesuai aturan di UU Pemilu, partai diberi kesempatan un­tuk kembali mempersiapkan pendaftaran pasangan calon “Partai kan enggak boleh eng­gak dukung sekarang, wajib kan. Kalau enggak, kan kena sanksi,” ujar Jazilul.

Sementara, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan menjawab kemungkinan hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran calon presiden 10 Agustus men­datang. Sebab, menurutnya, pembahasan pasangan calon presiden maupun cawapres di koalisi kubu Prabowo masih alot. Jika demikian, maka pendaftaran kemungkinan akan diperpanjang.

“Ya memang kalau calonnya cuma satu, ya KPU memang punya kewajiban untuk mem­perpanjang pencalonan, tapi saya kira lucu aja gitu, katanya nantang-nantang pengen ganti presiden, tapi kok enggak mam­pu menghadirkan siapa calon­nya,” ujar Ace.

Dalam pertemuan antara 9 sekjen parpol pendukung dengan Jokowi, ada usulan soal waktu pendaftaran paslon ke KPU. Para sekjen partai menyarankan agar Jokowi daftar ke KPU pada hari terakhir pendaftaran yakni Jumat, 10 Agustus 2018.

“Malam itu memang para sekjen menyampaikan daftarnya itu hari Jumat aja. Itu usulannya. Kalau enggak salah itu Jumat pahing. Itu hari baik hari Jumat itu,” kata Sekjen PPP Arsul Sani.

Namun Prabowo Subianto sebelumnya memastikan dirinya akan mengikuti proses yang ada di KPU, khususnya soal pendaftaran. “Saya daftar paling lambat tanggal 10 (Agustus),” kata Prabowo.

Di tempat terpisah, anggota KPU Hasyim Asy’ari menjelas­kan soal teknis pendaftaran paslon pilpres termasuk penambahan waktu. Kata dia, pembukaan per­tama dimulai 4 Agustus untuk 7 hari ke depan. Namun bila sampai pendaftaran hanya 1 paslon yang daftar, maka KPU akan menyedia­kan waktu tambahan.

Mengacu Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 tentang pencalonan presiden dan wakil presiden, KPU akan memperpan­jang masa pendaftaran dalam tiga tahap. KPU menyiapkan masa pendaftaran capres-cawapres total selama 21 hari. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *