Penuhi Standar MDGs, Disdikbud Singkawang Fokus Bangun Toilet Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib. (SP/Rud)

 

epicentrum.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib mengatakan,  pembangunan toilet dan drainase lingkungan cukup mendominasi kegiatan fisik di dinas yang dipimpinnya.

“Hal ini bukan tanpa alasan karena selain kedua sarana prasarana sudah banyak yang rusak juga dalam rangka menciptakan sekolah yang sehat dan ramah lingkungan,” kata Nadjib, Kamis (26/7).

Umumnya, program DAK untuk rehab dan pembangunan toilet sekolah. Dimana pembangunan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekolah itu sendiri.

Karena keberadaan toilet ini, katanya, masuk dalam standar pelayanan minimal (SPM) sebuah sekolah.

“Dimana satu toilet diperuntukkan untuk 40 siswa. Itu standar minimalnya, sehingga jika banyak siswanya maka kebutuhan toilet ini menyesuaikan jumlah siswa tersebut,” ujarnya.

Bahkan, dari pendataan yang dilakukan pihaknya, bahwa kebutuhan toilet perlu ditambah dan banyak yang diperbaiki baik sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama (SMP).

“Jadi perlu banyak penambahan toilet maupun pembenahan bangunan toilet” ungkapnya.

Baik pembangunan WC berupa pembenahan dan rehab merupakan upaya pihak dinas maupun sekolah dalam upaya agar lingkungan sekolah tetap sehat.

Ditambah lagi sekolah-sekolah yang ada bakal dibangun saluran air lingkungan sekolah.

“Dimana pembangunan maupun rehab toilet dan saluran air ini juga merupakan keinginan bersama mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs),” jelasnya.

Pihaknya sangat terobsesi untuk memenuhi standar MDGs dalam upaya menciptakan sekolah yang sehat dan ramah lingkungan.

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *