Genjot Komoditas Hortikultura, Pemerintah Canangkan Kalbar Lumbung Nasional di Perbatasan

Pemerintah tengah mengembangkan kawasan hortkultura di perbatasan Serawak, Malaysia. (Sirtu Pillaili/Lombok Post/JawaPos.com)

 

epicentrum.id – Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan darat dengan Serawak, Malaysia. Posisinya sangat strategis karena sangat dekat dengan salah satu pintu perbatasan yaitu Entikong.

Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan Entikong, Tatang Sihabudin mengatakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah mencanangkan Propinsi Kalimantan Barat sebagai salah satu kawasan lumbung pangan nasional di perbatasan. Sentra utamanya Kabupaten Sanggau, Sintang Sambas, Kapuas Hulu dan Bengkayang.

“Kemudahan akses perdagangan antara Kalbar dan Sarawak Malaysia dapat dimanfaatkan untuk melakukan ekspor berbagai komoditas pertanian,” ujar dia lewat siarang persnya, kemarin.

Menurut Tatang, jenis sayuran yang banyak diminati penduduk Sarawak antara lain cabe rawit, terung, sawi, dan labu. “Petani membutuhkan bimbingan terkait tata cara budidaya dan penanganan pasca panen yang sesuai permintaan pasar” tambah Tatang.

Adapun kebutuhan cabe di Kalbar masih dipasok dari Jawa Tengah, terutama pada musim kemarau. Sebagai contoh cabe rawit banyak didatangkan dari sana.

Kemudian Dipasarkan di Pasar Sentral Flamboyan, Pontianak. “Mulai Agustus diharapkan petani sudah mulai banyak menanam aneka sayuran sehingga kebutuhan menjelang perayaan natal dapat dipenuhi dari petani lokal,” tambah dia.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana APBN tahun 2018. Besarannya Rp 4,5 milyar.

“Anggarannya untuk pengembangan cabe rawit di 10 kabupaten. Diharapkan kebutuhan cabe untuk masyarakat bisa dipenuhi dari produksi lokal dan selebihnya dapat dijual ke negara tetangga,” pungkas Prihasto.

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *