Bakrie & Brothers Inisiasi Bus Listrik Pertama Indonesia di Jawa Tengah

PT Bakrie & Brothers Tbk, berkode saham BNBR, menjajaki potensi kerja sama transportasi publik bus listrik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kerja sama itu dilandasi fakta kebutuhan konsumsi dan impor migas Indonesia saat ini masih tergolong tinggi.

Penjajakan kerja sama itu tertuang lewat pertemuan President Director and Chief Executive Officer (CEO) Bakrie & Brothers, Bobby Gafur Umar dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Puri Gedeh, Semarang, Senin 23 Juli 2018.

Bobby menjelaskan, bus listrik menjadi salah satu kendaraan masa depan yang akan membantu untuk mengatasi permasalahan polusi udara di kota-kota besar. Kehadiran bus listrik akan semakin mendorong Indonesia untuk beralih dari penggunaan energi fosil dan mengeksplorasi energi baru dan terbarukan (EBT).

“Indonesia saat ini, impor minyak 820 ribu barel per hari. Kebutuhan nasional 1,6 juta (barel per hari). Produksi kita 780 ribu barel per hari. Produksi ini akan turun terus, karena dua tahun terakhir hampir tidak ada penambangan stok baru. Sementara itu, konsumsi akan naik dan harga minyak sendiri juga naik,” jelas Bobby.

Dijelaskan Bobby, salah satu unit usaha Bakrie & Brothers, yakni PT Bakrie Autoparts kini telah menjalin kemitraan dengan produsen bus listrik terkemuka di Tiongkok “Build Your Dreams” (BYD). BYD, kini memiliki 22 kawasan industri di dunia dan mempekerjakan hampir 180 ribu karyawan.

“BYD ini teknologinya maju sekali. Ketika charge bus 2,5 jam itu bisa untuk menempuh jarak sekitar 250 kilometer,” kata dia.

Pada 13 April 2018, Bakrie & Brothers, juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BYD Auto Co. Ltd di Beijing. Kerja sama pengembangan kendaraan listrik di Indonesia disaksikan langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

President Director and CEO, Bakrie Autoparts, Dino A. Ryandi menambahkan, performa BYD sebagai mitra usahanya semakin baik. Bahkan, tiga tahun terakhir ini, BYD berhasil melampaui performa Tesla Motors Inc.

“BYD merupakan perusahaan produsen mobil listrik terbesar di dunia. Tiga tahun terakhir ini, dia mengalahkan Tesla. Untuk bus listriknya sendiri sudah diekspor ke 40 negara. Termasuk, double decker yang menjadi ikonnya London itu juga buatan BYD,” bebernya.

Untuk Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), pihaknya bermitra dengan Karoseri Nusantara Gemilang yang beroperasi di Jalan Raya Kudus-Demak Km 5. Kemitraan dengan pengusaha lokal ini nantinya untuk kebutuhan perakitan karoseri bodi busnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik penjajakan potensi kerja sama bus listrik dengan Bakrie & Brothers. Menurutnya, transportasi bus listrik menjadi mimpinya sejak lama. Dinas Perhubungan Jateng, kini telah diminta menindaklanjuti penjajakan potensi kerja sama bus listrik tersebut.

Meski begitu, Ganjar tak terburu-buru untuk merealisasikan transportasi publik listrik pertama di Indonesia itu. Perlu kajian mendalam dengan butuh pendapat dari pakar multidisiplin untuk menentukan kelayakan bus listrik sebelum benar-benar beroperasi.

“Kami akan kaji lebih dulu. Saya biasanya pakai opini ilmuwan, baik dari aspek transportasi, ekonomi, maupun lingkungan, agar nantinya kerja sama ini betul-betul firm. Setidaknya, semua orang mengatakan ini oke,” ujarnya.

 

Sumber : viva.co.id

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *