Selama Peyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2018, Rusia Klaim Patahkan 25 Juta Serangan Siber

 

Epicentrum.id, Moscow – Pagelaran FIFA Piala Dunia 2018 di Russia disebut jadi sasaran empuk serangan siber. Bahkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim ada 25 juta serangan siber yang dilancarkan sepanjang Piala Dunia.

“Selama periode Piala Dunia, terjadi hampir 25 juta serangan siber dan tindak kriminal lainnya terhadap struktur informasi Rusia, terkait dengan Piala Dunia, berhasil dinetralisir,” kata Putin seperti dikutip AFP, dalam rapat dengan aparat keamanan, Minggu (15/7).

Putin tidak menjelaskan serangan siber seperti apa yang dilancarkan terhadap Rusia. Namun dia membanggakan kesiapan Rusia dalam menghadapi ancaman ini.

“Di balik kesuksesan (Piala Dunia) ada persiapan yang besar, operasional, analisis dan informasi, kami beroperasi pada kapasitas dan konsentrasi maksimum,” kata Putin.

Rusia menyelenggarakan Piala Dunia dari 14 Juni hingga 15 Juli di 11 kota dan 12 stadion yang berbeda. Pertandingan empat tahunan kali ini dimenangkan oleh Prancis dalam laga final melawan Kroasia.

Rusia boleh berbangga berhasil mematahkan jutaan serangan siber yang dialamatkan kepada mereka. Namun negara ini juga yang dituding berada di balik berbagai serangan siber di seluruh dunia, salah satu yang terbesar adalah tuduhan peretasan email pribadi Hillary Clinton pada pemilu Amerika Serikat 2016 lalu.

Tudingan serangan siber Rusia menyeret nama Donald Trump yang paling diuntungkan dengan menang pemilu AS. Penyidikan tengah dilakukan di AS untuk membuktikan campur tangan Rusia dalam pemilu tersebut. (Ghita)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *