Idrus Marham: Pemimpin Harus Berkonsep Agar Tak Terjebak Primordialisme

Menteri Sosial Idrus Marham pada acara Pembukaan Rakernas PMKRI di Catholic Center, Medan, Sumatera Utara, Selasa (10/7). Foto: Dok. PMKRI

Epicentrum – Menteri Sosial RI, Idrus Marham mengatakan pemimpin harus memiliki konsep agar tidak terjebak dalam isu-isu primordialisme yang memecah-belah.

Hal itu disampaikan Idrus Marham dalam stadium generale sekaligus membuka kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Catholic Center, Medan, Sumatera Utara, Selasa (10/7).

“Produktivitas ada karena kepemimpinan punya konsep, tanpa melihat primordial, objektif bukan subyektif,” ungkap mantan Sekjen Partai Golkar itu.

Selain itu, Idrus juga menuturkan situasi bangsa hari ini mengalami defisit kepemimpinan yang memiliki konsep sehingga melahirkan generasi yang mudah terprovokasi oleh isu-isu primordial dan radikal.

“Ketika bangsa kita tidak tercerahkan, maka di dalam persaingan akan muncul sel-sel primordialisme,” terangnya.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau kepada seluruh kader PMKRI untuk mengembangkan diri dan mengasah kemampuan agar menjadi kader-kader kaya akan konsep dan gagasan untuk membangun bangsa dan negara Indonesia.

“Kebutuhan Indonesia saat ini adalah generasi-generasi yang kaya akan konsep, ide, gagasan untuk membangun bangsa,” tegas dia.

Senada dengan Idrus, Staf Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Intelijen, Komjen. Pol. Gories Mere, menyatakan Indonesia saat ini sedang menghadapi bahaya radikalisme dan terorisme.

Gories mengingatkan agar kader-kader PMKRI menempa diri menjadi anak muda yang kreatif dalam memajukan bangsa dan menangkal ancaman ideologis terhadap Pancasila dan kebinekaan.

“Radikalisme dan terorisme adalah ancaman nyata terhadap ideologi Pancasila dan kebinekaan,” ujarnya.

“Perang kita hari ini bukanlah perang senjata melainkan senjata karya. Oleh karena itu, kader-kader PMKRI harus berpikir kreatif dan cerdas untuk menghasilkan karya-karya yang memajukan bangsa dan negara,” tandasnya.[JPNN]

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *