Pengamat Nilai PDIP Sudah lebih Arif, Jokowi Bisa Pilih Airlangga Sebagai Cawapres

epicentrum.id – Koalisi capres petahana Joko Widodo sudah semakin matang untuk bertarung. Hal ini seiring sikap bijaksana yang ditunjukkan PDI Perjuangan sebagai pengusung utama. “PDIP sudah mencoba menjadi lebih arif, presiden kan sudah dari dia, masa wakil presiden juga dia,” ujar pengamat politik Ray Rangkuti saat berbincang bersama Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/7).

Ray menyebut sudah seharusnya sikap arif dan bijak ditunjukkan PDIP. Pasalnya, tugas koalisi saat ini adalah memenuhi syarat 20 persen suara nasional dan menentukan cawapres.

“Cawapres Jokowi siapapun gak terlalu signifikan gitu loh, daya jualnya kan ada di Jokowi, kalau dia sudah pegang 20 persen kan sudah aman dia mau pilih siapapun,” jelasnya.

Ray sedikit menyinggung soal siapa dan dari partai politik mana cawapres Jokowi akan muncul. Anggota koalisi seperti Golkar dan PKB gencar mendorong ketua umumnya untuk menjadi pendamping Jokowi.

Hanya saja, Ray mengingatkan bahwa dari segi politik memang Jokowi lebih baiknya memilih siapapun calon yang diusulkan Golkar. Di dalam koalisi, Golkar punya modal 14,75 persen suara nasional atau tertinggi setelah PDIP.

Kalaupun saat ini Golkar mendorong ketua umumnya, Airlangga Hartarto untuk mendampingi Jokowi, menurutnya hal tersebut kewajaran yang baik dengan catatan Airlangga yang selama ini membantu Jokowi sebagai Menteri Perindustrian. “Airlangga ya tentu bisa, itu ya wajar kan memang sudah sewajarnya (kalau Airlangga dipilih,” demikian Ray.

sumber berita

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *