Mendagri : Akan Ganti Sekda dan SKPD Tidak Jalankan Program Kampanye Gubernur

Epicentrum.id – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepada gubernur seluruh Indonesia agar mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak bisa menjalankan program-program kampanye gubernur.

Hal itu disampaikan oleh Tjahjo ketika sambutan usai melantik sejumlah gubernur di Indonesia untuk menjadi pejabat dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).

Tjahjo meninta agar seluruh gubernur terpilih memastikan program gubernur saat kampanye bisa dijalankan oleh Sekda dan jajarannya karena program tersebut.

Namun, pernyataan Tjahjo tersebut tidak secara khusus ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasalnya, untuk Sekda di DKI tidak bisa diganti oleh seorang gubernur sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam Pasal 15 ayat 3 disebutkan, Sekretaris Daerah diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Gubernur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Itu harus dijabarkan dan di rumuskan oleh Sekda dan SKPD ke bawah dan DPRD disamping memastikan program strategis. Kalau tidak (terlaksana programnya), ganti saja sekda (dan) SKPD, tiap bulan gak ada masalah diganti,” kata Tjahjo.

Menurutnya, tugas Sekda dan SKPD adalah menerapkan apa yang menjadi janji para gubernur terpilih saat kampanye.

“Karena tugasnya adalah menjabarkan apa yang menjadi janji kampanye gubernur. Karena dia (sekda &jajarannya) harus menjabarkan janji kampanye menjadi program jangka pendek, menengah dan panjang,” tutur Tjahjo.

Usai melakukan pengukuhan APPSI, Tjahjo berharap agar seluruh gubernur bisa saling bersinergi dan memberikan masukan untuk kepentingan masyarakat. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *