Tanggapi Hasil Pilkada 2018, AMPG Apresiasi Kinerja Mesin Partai di Bawah Komando Airlangga Hartarto

epicentrum.id – Gelaran Pilkada serentak untuk 171 daerah telah usai, proses penghitungan secara cepat masih dilangsungkan. Dari hasil sementara berdasar informasi yang kami terima, Partai Golkar mendapatkan prosentase kemenangan sebesar 52,94%. Data tersebut berdasarkan pada probabilitas kemenangan Partai Golkar terhadap Pilkada di tingkatan provinsi. Dari 17 provinsi yang menghelat Pemilihan Gubernur (Pilgub), Partai Golkar memenangkan 9 provinsi, baik dengan mengusung kader sendiri maupun berkoalisi. Dengan pencapaian kemenangan tersebut, maka Partai Golkar merupakan partai yang tertinggi prosentase kemenangannya pada Pilkada 2018 ini.

Apa yang dicapai Partai Golkar pada Pilkada 2018 ini merupakan capaian yang sangat baik. Menurut Ketua Umum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), Ilham Permana, capaian Partai Golkar kali ini patut diapresiasi, terutama pada figur Airlangga Hartarto yang notabene merupakan Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Hasil yang sangat baik, tertinggi jika dibandingkan dengan capaian partai lain, apalagi rata-rata kita mengusung pasangan calon kader kita sendiri. Jadi, kalau kita mengacu pada Pilgub, 52,9% itu catatan yang sangat baik. Saya apresiasi secara khusus kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto yang telah bekerja optimal selama masa kampanye, juga kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan bagian timur. Semuanya sudah bekerja keras demi kejayaan partai,” ungkap Ilham Permana.

Pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini pun memberi catatan poistif khusus kepada Airlangga Hartarto. Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, dirinya telah bekerja keras turun ke daerah-daerah dalam rangka pemenangan calon kepala daerah yang diusung partai. Menurut Ilham Permana, dalam padatnya jadwal Airlangga sebagai Menperin RI, dirinya masih memberi perhatian secara khusus kepada Partai Golkar dan hal ini tentunya bisa menambah spirit kader di daerah, karena merasa diperhatikan oleh Ketua Umumnya secara langsung.

“Iya Pak Airlangga Hartarto secara khusus saya beri catatan positif. Kalau kita lihat prosentase partai besar lainnya, mereka memiliki capaian kemenangan di bawah Partai Golkar. Ketua Umum partai lain juga tidak terlalu berperan aktif, beda dengan Pak Airlangga yang saban hari turun ke daerah-daerah untuk proses memenangkan kandidat yang diusung Partai Golkar, padahal agenda kerjanya sebagai menteri juga cukup padat. Karena itu, saya optimis untuk 2019, kita bisa memenangkan Pemilu Legislatif kalau ritme mesin partai bisa terjaga,” dikatakan olehnya.

Hal yang senada pun diungkapkan oleh Sekjen PP AMPG, Eka Sastra terkait peran Ketua Umum Partai Golkar yang cukup vital pada Pilkada 2018 ini. Bahkan Eka Sastra memandang, sejak diketuai oleh Airlangga Hartarto, partai cenderung minim konflik internal dan lebih memiliki fokus juga energi dalam aktifitas politiknya. Hal ini berimplikasi baik tentunya bagi capaian hasil yang diterima Partai Golkar kala pesta demokrasi seperti Pilkada dan Pemilu 2019 menjelang.

“Sejak Pak Airlangga pimpin Golkar kita jarang dengar lagi ribut-ribut di Partai Golkar. Makanya seluruh pihak fokus pada Pilkada, tidak ada hal yang mengalihkan. Pak Airlangga juga arahannya jelas, visinya gamblang, jadi mesin partai bergerak karena itu juga. Gaya kepemimpinan Pak Airlangga ini baik bagi Partai Golkar saya kira. Beliau bahkan di detik-detik terakhir menjelang hari pelaksanaan Pilkada kemarin, di Jawa Timur sempat diserang dengan opini negatif. Tapi beliau tenang dan menunggu momen yang tepat untuk menjelaskan hal itu,” dijelaskan Eka Sastra.

Sementara itu, saat ditanyakan mengenai beberapa daerah strategis seperti Jawa Barat yang tidak mampu dimenangkan oleh Partai Golkar, Eka Sastra menjawab lugas jika hal tersebut akan menjadi evaluasi bagi tim pemenangan dan partainya. Sehingga dalam masa waktu perjalanan ke depan, kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali.

“Jabar barometer politik nasional memang ya, tapi kita di Jawa Timur menang. Jawa Tengah juga menang, bobotnya sama dengan Jabar lah itu. Sumatra Utara, Lampung, Kalimantan Barat, NTT, dan Papua pun menang. Jadi semoga kemenangan Partai Golkar di daerah-daerah ini dapat diinterpretasikan bahwa Golkar ada di mana-mana. Mengenai kekalahan di Jabar pastinya akan menjadi evaluasi kita bersama, semoga hasil evaluasinya bisa menjadi spirit terbangunnya semangat di waktu ke depan. PP AMPG sangat senang dengan hasil yang ada sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk persiapan pileg dan pilpres yang dilaksanakan tahun depan. Kemenangan Partai GOLKAR pada pilkada serentak tahun 2017 dan 2018 menjadi pijat semangat sekaligus titik start yang baik bagi kami untuk mempersiapkan diri memenangkan Partai GOLKAR di Pileg dan Pilpres 2019.” Pungkasnya.

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *