Khofifah Nyoblos di TPS 16, Dikawal Tiga Purnawirawan Jenderal

Epicentrum.id – Survei terakhir sejumlah lembaga survei memang mayoritas mengunggulkan Paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Namun, penentu kemenangannya adalah hari ini (27/6), saat coblosan Pilgub Jawa Timur berlangsung.

Khofifah akan mencoblos kertas suaranya di TPS 16, di sekitar kediamannya, Jalan Jemursari, Surabaya. Dia dikawal tiga purnawiran jenderal serta sejumlah tokoh pendukung lainnya.

Sebelum menggunakan hak suaranya, seperti halnya dua Pilkada sebelumnya (2008 dan 2013), Khofifah menyempatkan diri ziarah ke makam keluarganya.

Dilanjut salawat dan doa bersama anak yatim di kediamannya, Jalan Jemursari. Selanjutnya, sesuai rencana, Khofifah akan menggunakan hak suaranya bersama empat anaknya: Fatimahsang Mannagalli Parawansa, Jalaluddin Mannagalli Parawansa, Yusuf Mannagalli Parawansa, dan Ali Mannagalli Parawansa.

Namun, hingga pukul 09.44 WIB, Khofifah dan keempat anaknya masih berada di rumahnya. Pantauan di lapangan, sejumlah tokoh pendukung Khofifah-Emil sudah menunggu di halaman rumah Cagub urut satu tersebut.

Tampak hadir Ketua PKPI Jawa Timur dan mantan Kapolda Jawa Timur, Hadiatmoko; Istu Hari Subagjo (mantan Pangdam Bukit Barisan); Mas’ud Effendi Amin (Purn TNI AD); Wasekjen DPP Partai Golkar, M Sarmuji; Choirul Anam (salah satu tokoh NU); Masnuh (mantan bendahara PBNU); serta sejumlah tokoh lainnya.

Para tokoh pendukung Khofifah-Emil sangat optimis, Paslon yang didukungnya menang mutlak. “Terakhir survei, banyak lembaga mengunggulkan Bu Khofifah. InsyaAllah menang,” terang M Sarmuji.

Wasekjen DPP Golkar ini juga menyakini bahwa kemenangan Khofifah-Emil tidak sampai gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Prediksi kita menang di atas 5 persen. InsyaAllah tidak sampai ke MK,” tandas Caleg Dapil Jawa Timur 6 (Kediri, Tulungagung, dan Blitar) ini.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Khofifah bersama empat anaknya tampak keluar rumah menuju TPS 16 untuk menggunakan hak suaranya. Mereka dikawal tiga (purn) jenderal: Hadiatmoko, Istu Hari Subagyo, dan Mas’ud Efendi Amin. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *