Silaturrahmi Kebangsaan ARB dan Zulkifli Hasan Sepakati Pemilu Damai Serta Berkualitas

Epicentrum.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan menemui Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie atau atau akrab disapa ARB di bilangan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (30/5). Kehadirannya ikut didampingi, Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Keduanya melakukan pertemuan tertutup sekitar satu jam.

“Masuk tahun politik, sebagaimana teman-teman mengikuti, banyak tokoh-tokoh yang datang ke MPR, yang bertemu dengan saya. Tapi Bang Ical kan beda, beliau senior, tokoh nasional, jadi saya yang datang ke mari,” ujar Zulkifli.

Zulkifli mengaku sebagai Ketua MPR banyak menemui tokoh, baik di kantor atau di rumah pribadinya. Namun, kali ini ia sengaja datang langsung ke rumah Ketua Dewan Pembina Partai Golkar itu.

“Kami satu kampung di Kalianda, Lampung. Jadi mana berani saya memanggil (Aburizal). Ini tokoh senior, apalagi saya jauh lebih muda,” kata Zulkifli usai pertemuan.

Menurut Zulkifli, pertemuannya dengan bang Ical merupakan silaturahmi yang baik dilakukan di bulan Ramadan. Selain itu, selaku sama-sama tokoh nasional, keduanya juga berkomitmen menjadikan pileg, serta pilpres yang akan digelar pada tahun mendatang, menjadi pemilihan umum yang damai serta berkualitas.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar menjelaskan, masalah lain yang terjadi di tahun politik terbelahnya masyarakat karena perbedaan pilihan politik.

“Tentu di tahun politik ini kita tidak mengharapkan masalah-masalah itu bertambah dengan terkotak-kotaknya bangsa ini dalam satu tujuan,” ungkapnya.

Untuk itu, Ical mengklaim telah sepakat bersama Zulkifli untuk mengajak para pemimpin bangsa agar berembuk, tidak hanya membahas konstelasi Pemilu 2019 tetapi juga masalah-masalah bangsa.

Pada kesempatan yang sama, mengenai adanya kemungkinan terbentuk poros ke tiga dalam Pilpres nanti.

Biar saya jawab soal pilpres kata Zulkifli. Poros itu dua, lanjutkan, atau ganti presiden, itu enggak soal. Dalam demokrasi sesuatu yang biasa, kalo tiga bisa saja tapi butuh keajaiban, yang paling penting bukan soal porosnya, yang kita bicarakan jangan berantem,” pungkasnya.

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *