Korut Tutup dan Hancurkan Situs Uji Coba Nuklir

Epicentrum.id – Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menepati janjinya untuk menghancurkan situs uji coba nuklir negaranya. Situs itu secara resmi ditutup dalam serangkaian ledakan yang disaksikan oleh para wartawan asing.

Ledakan itu terpusat pada tiga terowongan di situs bawah tanah dan sejumlah bangunan di daerah sekitarnya.

Korea Utara mengadakan upacara penutupan sesudahnya, dengan yang dihadiri oleh para pejabat dari program senjata nuklirnya.

Sekelompok wartawan menyaksikan pembongkaran, yang menyebabkan tanah longsor dekat pintu masuk terowongan dan mengirimkan awan asap dan debu.

Media pemerintah Korut menyebut penutupan situs itu sebagai bagian dari proses untuk membangun dunia bebas nuklir, damai dan perlucutan senjata nuklir global.

“Pembongkaran uji coba nuklir dilakukan dengan transparansi tingkat tinggi jelas sekali lagi dibuktikan dengan upaya proaktif dan cinta damai pemerintah DPRK yang dibuat untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan dunia,” kata kantor berita resmi Korut menggunakan akronim negara itu seperti disitir dari ITV, Jumat (25/5/2018).

Nama resmi Korea Utara adalah Republik Rakyat Demokratik Korea.

Korut tidak mengundang inspektur senjata nuklir internasional, sebaliknya memilih dampak dari tayangan televisi untuk mengesankan dunia.

Ledakan pertama yang dikunjungi para jurnalis datang sekitar pukul 11 ​​pagi waktu setempat setelah mereka melakukan perjalanan 12 jam ditambah dengan kereta api dan konvoi sepanjang malam dan di atas jalan tanah yang bergelombang.

Ledakan itu menghancurkan terowongan utara kompleks, yang digunakan untuk lima uji coba nuklir antara 2009 dan tahun lalu.

Dua ledakan lainnya, sekitar pukul 2.20 siang dan 4 sore, runtuh di terowongan barat dan selatan, menurut para pejabat.

Media negara Korut menekankan bahwa dua terowongan itu dapat digunakan untuk melakukan lebih banyak tes setiap saat, dengan menyangkal laporan bahwa situs Punggye-ri telah tidak dapat digunakan setelah enam tes dilakukan di sana.

Juga diledakkan adalah pos pengamatan dan barak yang digunakan oleh penjaga dan pekerja lain di fasilitas tersebut. [Sumber]

 

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *