Kebiasaan Buruk Yang Berdampak Baik Bagi Kesehatan

kebiasaan buruk baik buat kesehatan

Epicentrum.id – Tak peduli siapapun kita, setiap orang pasti punya kebiasaan buruk. Mulai dari yang suka buang sampah sembarangan, meja kantor suka berantakan, sampai pada hal yang kadang menjijikkan, buang angin sembarangan misalnya.

Meski begitu, ternyata tak semua kebiasaan buruk benar-benar berefek buruk. Ada beberapa kebiasaan yang malah mempunyai sisi positif. Orang yang suka mengunyah permen karet misalnya, meski tampak tak sopan bila sedang berada dalam sebuah pertemuan resmi, mengunyah permen karet ternyata mampu membuat seseorang menjadi lebih kreatif dan mampu berpikir cepat.

Dari sisi kesehatan pun, beberapa kebiasaan yang dianggap buruk di lingkungan sosial kita, ternyata punya dampak baik bagi kesehatan. Berikut beberapa contohnya.

5. Meludah

Meludah bisa terlihat menjijikkan, terutama jika Anda melakukannya di tempat umum. Meski begitu, saat Anda sedang berolahraga, meludah bisa membuat Anda lebih mudah bernapas.

Normalnya, kita bernapas lewat hidung, yang akan menghangatkan udara dan membuatnya lebih lembab, sehingga tubuh akan lebih efisien menyerap oksigen. Tapi ketika Anda berolahraga, kita seringkali bernapas lewat mulut dan ini  menyebabkan ludah makin banyak diproduksi sehingga mengganggu jalan napas.

Oleh karenanya, sangat normal membuang lendir berlebihan yang dihasilkan setelah berlari dengan cara meludahkannya. Contohnya adalah Anda bisa melihat para pemain sepak bola sering meludah saat bertanding.

4. Mengunyah Permen Karet

Selain efek membuat kita kreatif dan mampu berpikir cepat, mengunyah permen karet juga baik untuk kesehatan. Meski permen karet tak memiliki manfaat gizi, udah terbukti secara ilmiah bahwa dengan mengunyahnya Anda bisa mendapatkan manfaat lebih baik dibanding efek kafein pada kopi.

Permen karet akan membantu Anda menjadi fokus, mempertajam memori, mengurangi stes, dan menyeimbangkan horman Anda dengan merangsang peningkatan kadar kortisol.

3. Buang Angin

Anda mungkin tak mengira, ternyata tubuh Anda mengeluarkan gas sekitar 14 kali sehari dan sekitar 3 – 5 kali selagi Anda tidur. Siklusnya, saluran pencernaan Anda mulai mulai memproduksi karbon dioksida dan metana sekitar 6 jam setelah makan dan kentut adalah mekanisme tubuh untuk menyingkirkannya.

Jika Anda mencoba menahan buang angin dalam waktu lama, maka dapat memicu sakit perut dan kembung.

2. Menggigit Kuku

Ketika Anda menggigit kuku Anda, Anda mengkonsumsi beberapa bakteri yang ada di kuku. Ini akan memerintahkan sistem kekebalan Anda untuk mulai memproduksi sel darah putih yang membantu melawan bakteri ini.

Tubuh Anda juga mencatat bakteri di dalam bank memorinya, jadi jika bakteri tertentu ditemukan untuk kedua kalinya, Anda akan memiliki limfosit yang mampu mengalahkannya.

1. Mengupil

Menjijikkan memang, namun senurut sejumlah penelitian, kebiasaan buruk ini sebenarnya mampu menolong meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena ingus yang dimakan mengandung enzim musin yang dapat melawan bakteri. Saat upil termakan, ini akan memicu sistem kekebalan tubuh melepaskan sel darah putih untuk memerangi bakteri.

Tapi tetap saja, kebiasaan buruk yang satu ini tampak terlalu menjijikkan untuk diteruskan.

(Sumber)

KOMENTAR

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *